Hak Dan Kewajiban Guru Berdasarkan Undang Undang

Hak dan Kewajiban Guru mirip dua sisi mata duit yang mesti digunakan dengan saling beriringan. Hak adalah segala sesuatu yang patut diperoleh, sedangkan kewajiban yakni segala bentuk tindakan yang harus dikerjakan. Hak umumnya diperoleh sesudah melaksanakan serangkaian keharusan.

Berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, hak dan kewajiban guru mengacu pada 2 undang-undang yakni : Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 perihal Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 perihal Guru.

Hak dan Kewajiban Guru

Hak Guru

Berdasarkan Pasal 40 ayat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 ihwal Sistem Pendidikan Nasional terdapat 5 hak guru, diantaranya :

  1. Penghasilan dan jaminan kemakmuran sosial yang pantas dan memadai
  2. Penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja.
  3. Pembinaan karier sesuai dengan permintaan pengembangan kualitas.
  4. Perlindungan hukum dalam melakukan peran dan hak atas hasil kekayaan

    intelektual.

  5. Kesempatan untuk memakai sarana, prasarana, dan fasilitas pendidikan

    untuk menunjang kelancaran pelaksanaan peran.

Berdasarkan pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terdapat 11 hak guru:

  1. Memperoleh penghasilan di atas keperluan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial.
  2. Mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja.
  3. Memperoleh pinjaman dalam melaksanakan peran dan hak atas kekayaan intelektual.
  4. Memperoleh potensi untuk memajukan kompetensi.
  5. Memperoleh dan mempergunakan fasilitas dan prasarana pembelajaran untuk menunjang kelancaran peran keprofesionalan.
  6. Memiliki kebebasan dalam memberikan penilaian dan ikut menentukan kelulusan, penghargaan, dan/atau sanksi kepada peserta asuh sesuai dengan kaidah pendidikan, arahan etik guru, dan peraturan perundang-ajakan.
  7. Memperoleh rasa aman dan jaminan keamanan dalam melakukan tugas.
  8. Memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi.
  9. Memiliki kesempatan untuk berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan.
  10. Memperoleh potensi untuk membuatkan dan memajukan kualifikasi akademik dan kompetensi.
  11. Memperoleh training dan pengembangan profesi dalam bidangnya.

Kewajiban Guru

Berdasarkan Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 wacana Sistem Pendidikan Nasional Kewajiban Guru mencakup :

  1. Menciptakan suasana pendidikan yang mempunyai arti, menggembirakan, inovatif, dinamis, dan dialogis.
  2. Mempunyai akad secara profesional untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
  3. Memberi acuan dan mempertahankan nama baik forum, profesi, dan kedudukan sesuai dengan keyakinan yang diberikan kepadanya.

Berdasarkan pasal 20 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 ihwal Guru dan Dosen Kewajiban Guru, diantaranya:

  1. Merencanakan pembelajaran, melakukan proses pembelajaran yang berkualitas, serta menilai dan mengecek hasil pembelajaran.
  2. Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan pertumbuhan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
  3. Bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar usulanjenis kelamin, agama, suku, ras, dan kondisi fisik tertentu, atau latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi akseptor ajar dalam pembelajaran.
  4. Menjunjung tinggi peraturan perundang-seruan, aturan, dan kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan budbahasa.
  5. Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Sumber dari hak dan keharusan guru yang kami sampaikan di atas, dapat Bapak dan Ibu peroleh secara utuh dengan mengunduh lewat link berikut :


Posted

in

by

Tags: