Berapa Gaji Guru Pns Di Indonesia

Gaji Guru PNS di Indonesia. Setiap tahun, puluhan universitas di Indonesia melulusan sarjana pada bidang pendidikan. Tidak mampu dibantah lagi bahwa menjadi guru ialah salah satu primadona di negeri ini. Salah satu sebab gaji guru PNS di Indonesia lebih tinggi dari kebutuhan hidup patut di daerah.

Setelah peningkatan gaji PNS yang maraton dimulai sejak era pemerintahan Abdul Rachman Wahid (baca: Gusdur) hingga dengan kala pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (baca: SBY) juga sudah mengerek honor guru PNS cukup besar. Ditambah lagi dengan munculnya sertifikasi guru dan dosen.

Baca Juga : Kepangkatan Guru dan Angka Kreditnya

Gaji Guru PNS

Apakah anda salah seorang calon guru yang bercita-cita menjadi guru PNS dengan memakai ijazah S1? Maka anda perlu mengetahui berapa besaran honor seorang guru PNS. Gaji untuk guru PNS modern untuk saat ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015.

Asumsinya Gaji untuk guru PNS yang masih gres untuk saat ini sekurang-kurangnyaberijazah S1 menduduki kalangan ruang III/a, bersertifikat pendidik, dan belum menikah mampu dijabarkan dibawah ini :

Gaji Pokok 2.456.700
Tunjangan Fungsional 327.000
Tunjangan Beras 122.835
Sertifikasi Guru 2.456.700
Jumlah 5.363.235

Jumlah diatas belum tergolong santunan tempat (disetiap daerah memiliki nama yang berlawanan). Besarnya sumbangan kawasan bergantung pada kebijakan dan keuangan setiap kawasan, sehingga tidak sama. Bahkan ada yang sama sekali tidak menawarkan bantuan daerah.

Selain itu, jumlah diatas belum dikurangi dengan potongan-bagian dan pajak yang berlaku. Untuk penerimaan dana sertifikasi guru diterimakan setiap 3 (tiga) bulan sekali.

Jika Anda telah berkeluarga maka akan mendapatkan derma istri/suami serta bantuan anak.

Baca juga : Gaji PNS 2019 sesudah peningkatan 5%

Belum lagi, Anda akan menerima honor ke-13 yang diterimakan terhadap PNS, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota POLRI, dan Pejabat Negara meliputi gaji pokok, dukungan keluarga, sumbangan jabatan/perlindungan biasa , dan bantuan kinerja. Untuk gaji ketiga belas tidak dikenakan belahan iuran maupun potongan yang lain.

Serta sejak kebijakan Presiden Jokowi memperlihatkan honor ke-14 atau biasa diketahui dengan THR, alasannya adalah pencairannya menjelang hari raya Idul Fitri (lebaran). Besarannya sesuai dengan gaji pokok yang diterima setiap bulan.

Gaji ke-13 dicairkan setiap menjelang tahun ajaran baru. Sekitar bulan Juni dan Juli. Dengan gaji seperti ini supaya mampu menjadi salah satu pemicu bagi kandidat-calon guru untuk terus belajar dan risikonya menjadi guru profesional.


Posted

in

by

Tags: