5 Tahapan Daur Air Disertai Penjelasan Dan Gambar

Salah satu fenomena alam yang seringkali kita jumpai adalah hujan. hujan merupakan salah satu bab dari tahapan daur air atau siklus hidrologi di alam. Hujan merupakan proses berulang-ulang yang terjadi di alam.

Pengertian Daur Air

Daur air ialah proses siklus yang terjadi secara terus menerus dan berulang, tidak pernah berhenti mulai dari air yang ada di darat berkembang menjadi awan kemudian menjadi hujan dan kembali menjadi air.

Tahapan Daur Air

proses siklus daur air
http://www.ebiologi.net/2016/03/siklus-hidrologi-pengertian-proses.html

Dalam proses daur air di alam, air mengalami penguapan, pengembunan, pengendapan, limpasan, dan perembesan. Proses ini selalu berulang selama bumi dan air didalamnya masih ada.

1. Penguapan

Terdapat 3 sumber penguapan yang ada di bumi yakni penguapan dari air langsung, dari proses flora, dari dari es di kutub.

Evaporasi

Evaporasi yakni proses penguapan air yang ada di permukaan bumi alasannya adalah adanya energi panas dari matahari. Air yang berasal dari banyak sekali sumber mirip sungai, danau, dan laut mengalami penguapan sebab kenaikan suhu balasan dari panas matahari lalu naik ke lapisan atmosfer bumi.

Transpirasi

Selain berasal dari sumber airnya eksklusif, proses penguapan yang terjadi di alam juga mampu berasal dari tumbuhan, yang disebut dengan transpirasi. Transpirasi yaitu uap air yang dikeluarkan lewat stomata selaku hasil dari fotosintesis pada tumbuhan. Uap air dari tumbuhan ini tidak banyak, tetapi alasannya adalah jumlah flora yang ada di bumi jumlahnya banyak maka juga menciptakan uap air yang banyak. Uap air ini juga naik ke lapisan atmosfer bumi.

Sublimasi

Sumber penguapan yang ketiga disebut dengan sublimasi. Sublimasi yakni proses penguapan berasal dari lapisan es di kutub baik di kutub utara maupun kutub selatan yang langsung menjelma uap air tanpa mengalami fase cair.

Baca Juga : Soal Latihan Siklus Air

2. Pengembunan (Kondensasi)

Uap air menjadi partikel es kecil/awan

Setelah uap air yang berasal dari evaporasi, transpirasi, maupun sublimasi terbawa angin dan mencapai lapisan atas atmosfer. Setelah meraih ketinggian tertentu alasannya dampak suhu udara yang rendah maka berkembang menjadi partikel es kecil. Partikel-partikel es yang kecil ini terbawa angin dan membentuk awan. Perubahan uap air menjadi partikel es yang kecil inilah yang disebut kondensasi.

Baca Juga : Pelapukan Biologi, Fisika, dan Kimia

3. Pengendapan (Presipitasi)

Awan menjadi air/salju/es

Awan dari proses kondensasi tadi terbawa angin dan berkumpul membentuk awan besar. Karena pergantian suhu dan angin maka partikel kecil es tadi membentuk butiran-butiran air yang turun selaku hujan. Sedangkan jika terkena suhu yang sangat minim maka akan turun sebagai hujan salju atau hujan es.

4. Limpasan

Limpasan merupakan proses di mana air yang telah jatuh ke bumi mengalir di atas permukaan bumi. Air bergerak dan berpindah dari daerah yang lebih tinggi ke kawasan yang lebih rendah lewat aneka macam kanal susukan mirip sungai dan kali hingga selanjutnya masuk ke danau, laut maupun samudera.

5. Peresapan (Infiltrasi)

Disamping terjadi limpasan. Air dari hujan yang turun meresap ke dalam tanah. Air tersebut merembes ke bawah tanah lewat pori-pori tanah dan batuan dan menjadi air tanah. Air yang masuk ke dalam tanah ini disebut air infiltrasi.

Dalam rangka memajukan pemahaman tentang daur air, pelajari pula pengembangan soal-soal daur air. Disusun menurut bentuk soal kekinian.


Posted

in

by