Pola Simbiosis Parasitisme Dibarengi Gambar

Simbiosis Parasitisme yaitu interaksi yang terjalin pada dua makhluk hidup pada jenis yang berlainan. Pada proses interaksi ini salah satu pihak akan diuntungkan dan pihak lainnya dirugikan. Intinya satu untung, dan satunya rugi. Pada halaman ini akan disebutkan teladan – contoh simbiosis parasitisme.

Selain simbiosis parasitisme, interaksi lain yang terjalin antara dua makhluk hidup juga dikenal dengan simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis amensalisme.

Contoh Simbiosis Parasitisme

Berikuti ini beberapa acuan simbiosis parasitisme yang biasa dijumpai disekitar kita. Beberapa kali nanti akan disebutkan tanaman inang, alasannya adalah ini bisa mewakili dari beberapa jenis tumbuhan (tidak cuma satu) menjadi yang dirugikan. Berikut teladan simbiosis parasitisme yang terjadi dilingkungan sekitar kita:

1. Manusia dengan Cacing Pita

contoh simbiosis parasitisme antara manusia dan cacing pita
https://www.smithsonianmag.com/smart-news/tumors-tapeworm-grew-inside-human-180957181/

Hubungan antara manusia dengan cacing pita ialah simbiosis parasitisme, alasannya adalah cacing pita menyantap sari-sari kuliner yang ada dalam usus manusia. Cacing pita mampu masuk ke dalam tubuh insan biasanya bersama-sama dengan makanan yang kurang bersih. Atau tangan yang kotor sehabis beraktivitas.

2. Tali Putri dengan Tumbuhan Inang

tali putri
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Cuscuta_europaea_bgiu.jpg

Tali putri berbentuk mirip tali kusut berwarna kuning yang berkembang sangat cepat kalau sudah menempel pada flora inang. Tali putri mampu hidup dengan cara menyerap sari-sari masakan dari tanaman inang hingga tumbuhan tersebut mati.

3. Benalu dengan Tumbuhan Inang

benalu
https://nimadesriandani.wordpress.com/tag/parasit/

Benalu lazimnya muncul pada tanaman yang telah tumbuh besar. Benalu mampu muncul pada dahan atau ranting tanaman. Benalu juga menyerap sari-sari kuliner dari flora inang sehingga merugikan tumbuhan inang kalau tidak dihilangkan.

4. Tikus dengan Petani

tikus
http://tissorindonesia.com/cara-menetralisir-tikus-dari-rumah-yang-telah-usang-ditinggalkan-3/

Tikus ialah hama bagi petani karena mampu memakan flora padi yang akan dipanen sehingga sungguh merugikan. Untuk menanggulangi kemajuan tikus yang begitu cepat lazimnya dikawasan persawahan dipeliharan pemangsa tikus alami adalah burung hantu dan ular sawah.

Baca Juga : Kumpulan Soal Simbiosis

5. Kutu dengan Manusia dan Hewan

kutu
https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/isu-sehat/16/09/16/odkxdx328-duh-kutu-mulai-kebal-dengan-obat-pasaran

Kutu hidup dengan menghisap darah dari makhluk hidup lain mirip binatang dan bahkan manusia. Meskipun kutu ukurannya sungguh kecil tetapi mampu meningkat biak dalam jumlah yang besar. Sehingga mampu membuat pertumbuhan badan insan atau binatang tidak maksimal.

6. Rafflesia Arnoldi dengan Tumbuhan Inangrafflesia dengan lalat

Tumbuhan raflesia arnoldi ialah flora parasit. Raflesia arnoldi mengambil nutrisi dari batang liana (flora merambat). Tumbuhan ini tidak memiliki daun sehingga tidak mampu melakukan fotosintesis.

Meskipun sama-sama mengeluarkan bau, bunga raflesia arnoldi dan bunga bangkai bekerjsama berbeda. Apa saja perbedaannya? simak ulasannya di halaman perbedaan bunga bangkai dan bunga raflesia.

7. Lalat dengan Buahlalat buah

Lalat buah menyerang dan menghancurkan buah dengan cara menyuntikkan telur-telurnya. Ketika menetas maka akan menjadi larva yang dapat menggerogoti buah dan merusaknya.

8. Nyamuk dengan Manusia

nyamuk
http://batam.tribunnews.com/2017/10/19/keren-banget-kamarmu-banyak-nyamuk-coba-lakukan-hal-ini-nyamuk-bakal-kabur

Nyamuk menyerang baik hewan maupun manusia. Hampir seluruh insan niscaya pernah digigit nyamuk. Nyamuk menghisap darah manusia sehingga sangat merugikan sebab selain menimbulkan gatal juga dapat menularkan penyakit.

9. Sel Kanker dengan Manusia

kanker
http://tarjum.sentradetox.com/blog/read/wangsit-hidup-sehat/60/kiat-menangkal-acara-sel-kanker.html

Contoh simbiosis parasitisme selanjutnya antara sel kanker dan manusia. Kanker tumbuh dalam jaringan tubuh insan. Mengambil nutrisi dan menghancurkan jaringan wajar dalam badan. Apabila tidak disembuhkan, kanker dapat menjadikan ajal pada insan.

10. Jamur Kulit dengan Manusia

jamur kulit
http://kaltim.tribunnews.com/2015/09/30/3-ramuan-tradisional-ini-ampuh-mengobati-kadas-dan-kurap

Jamur kulit dapat menyerang insan melalui kontak eksklusif dengan penderita maupun menggunakan alat-alat seperti sisir dan baju bergantian. Jamur kulit mampu menimbulkan gangguan gatal pada penderita. Selain itu juga membuat kerusakan pada kulit.

Untuk menanggulangi jamur kulit perlu memakai obat dan teladan hidup sehat dan higienis.

11. Cacing Hati dengan Sapi

cacing hati
https://www.dictio.id/t/bagaimana-morfologi-dari-cacing-trematoda/89135/2

Cacing hati mampu hidup dalam hati domba, kerbau, sapi, kamping (dan banyak sekali hewan mamalia yang lain). Jika daging hewan yang telah terinfeksi cacing ini dikonsumsi manusia, maka mampu menular dan hidup dalam hati insan.

Cacing hati merugikan alasannya adalah dapat menjadikan kerusakan pada hati mamalia. Jika hal ini dibiarkan tanpa pengobatan maka mampu mengakibatkan akhir hayat pada inangnya.


Posted

in

by