Cara Mengkalkulasikan Berpapasan Dan Menyusul

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melaksanakan perjalanan dari satu kawasan ke kawasan lain. Dengan memakai rumus matematika kecepatan = jarak : waktu, kita bisa memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk hingga ditujuan. Pengembangan dari rumus ini mampu dipakai untuk menjumlah berpapasan dan menyusul.

Rumus Kecepatan

Sebelum mempelajari dan menghitung berpapasan dan menyusul. Sebaiknya kita ingat kembali rumus kecepatan. Terdapat tiga komponen dalam rumus tersebut adalah kecepatan, jarak, dan waktu. Untuk membuat lebih mudah menghafal rumus ini umumdisingkat dengan “JKW atau Jokowi” dan disusun dalam segitiga yang dibagi menjadi tiga.

Keterangan:
– Jarak = Kecepatan x Waktu
– Kecepatan = Jarak : Waktu
– Waktu = Jarak : Kecepatan

Contoh soal disertai dengan pembahasan lengkapnya dapat dipelajari pada halaman Cara Menghitung Kecepatan, Jarak, dan Waktu. Pada halaman tersebut dibahas secara lebih lengkap diikuti contoh menghitungnya.

Pada pembahasan kali ini, kita akan lebih berfokus pada cara mengkalkulasikan berpapasan dan menyusul. Simak penjelasannya berikut ini.

Menghitung Berpapasan dan Menyusul

Dalam menjumlah berpapasan dan menyusul kita akan bagi menjadi tiga. Berpapasan dengan waktu berangkat yang sama, berpapasan dengan waktu berangkat yang berbeda, dan yang terakhir menyusul. Untuk masalah menyusul mampu dipastikan bahwa waktu berangkatnya berbeda, alasannya adalah jikalau sama maka tidak akan mampu disusul.

1. Berpapasan

Berpapasan yang dimaksud ialah berjumpa . Sebagai contoh Andre mengendarai mobil berangkat dari Jakarta menuju Bandung, diwaktu yang serupa dan mampu juga diwaktu yang sedikit berlainan. Budi mengendarai motor dari Bandung menuju Jakarta dengan kecepatan yang berbeda.

Dalam keadaan ini dengan asumsi jalan yang dipakai sama, Andre dan Budi dapat ditentukan akan berpapasan/bertemu pada jarak tertentu.

Berpapasan dengan Waktu Berangkat Sama

Keterangan:
– Wp : waktu berpapasan
– K1 : kecepatan orang pertama
– K2 : kecepatan orang kedua

Contoh Soal

Andre berangkat dari Jakarta menuju Bandung pada pukul 05.00 memakai kendaraan beroda empat dengan kecepatan 60 km/jam. Pada waktu yang serupa, Budi berangkat dari Bandung menuju Jakarta dengan kecepatan 40 km/jam. Jarak antara Jakarta dan Bandung 150 km. Pada pukul berapa mereka berpapasan?

Diketahui:
– Jarak = 150 km
– K1 = 60 km/jam
– K2 = 40 km/jam

Pembahasan:

Wp = \(\fracJarakK1 + K2\)

Wp = \(\frac150 km60 km/jam + 40 km/jam\)

Wp = \(\frac150 km100 km/jam\)

Wp = 1,5 jam

Wp = 1 jam 30 menit

Pukul berapa mereka berpapasan dapat dihitung dari keberangkatan orang kedua ditambah dengan waktu berpapasan.

Waktu berpapasan = 05.00 + 01.30 = 06.30

Makara mereka berdua akan berpapasan pada pukul 06.30

Berpapasan dengan Waktu Berangkat Berbeda

Keterangan:
– Wp : waktu berpapasan
– K1 : kecepatan orang pertama
– K2 : kecepatan orang kedua

Contoh Soal

Andre berangkat dari Jakarta menuju Bandung pada pukul 05.00 menggunakan mobil dengan kecepatan 60 km/jam. Budi berangkat dari Bandung menuju Jakarta pada pukul 05.15 dengan kecepatan 40 km/jam. Jarak antara Jakarta dan Bandung 150 km. Pada pukul berapa mereka berpapasan?

Diketahui:
– Jarak = 150 km
– K1 = 60 km/jam
– K2 = 40 km/jam

Pembahasan:

Sebelum menghitung waktu berpapasan, kita harus menemukan selisih jarak yang sudah ditempuh antara orang pertama dan orang kedua alasannya perbedaan waktu berangkat.

Perbedaan waktu berangkat antara Andre dan Budi yaitu 15 menit.

Selisih jarak = K1 x Perbedaan waktu dalam jam

Selisih jarak = 60 x \(\frac1560\)

Selisih jarak = 60 x \(\frac14\)

Selisih jarak = 15 km

Makara selisih jarak antara Andre dan Budi selama 15 menit yaitu 15 km.

Wp = \(\fracJarak – Selisih JarakK1 + K2\)

Wp = \(\frac150 km – 15 km60 km/jam + 40 km/jam\)

Wp = \(\frac135 km100 km/jam\)

Wp = 1,35 jam

Wp = 1 jam + (0,35 x 60) menit

Wp = 1 jam 21 menit

Pukul berapa mereka berpapasan dapat dihitung dari keberangkatan orang kedua ditambah dengan waktu berpapasan.

Waktu berpapasan = 05.15 + 01.21 = 06.36

Makara mereka berdua akan berpapasan pada pukul 06.36

Baca: Kumpulan Soal Berpapasan dan Menyusul

2. Menyusul

rumus menyusul

Pembahasan yang kedua wacana mengkalkulasikan berpapasan dan menyusul yaitu mengkalkulasikan waktu menyusul (Wm). Yang dimaksud waktu menyusul yaitu kalau dua orang melaksanakan perjalanan dengan arah keberangkatan dan tujuan yang serupa. Tetapi dengan waktu berangkat dan kecepatan yang berbeda. Untuk dapat menyusul lazimnya kecepatan orang kedua akan lebih tinggi.

Keterangan:
– Wm : waktu menyusul
– K1 : kecepatan orang pertama
– K2 : kecepatan orang kedua

Contoh Soal

Budi berangkat dari Jakarta menuju Bandung pada pukul 05.00 memakai sepeda motor dengan kecepatan 40 km/jam. Andre berangkat dari Jakarta menuju Bandung pada pukul 05.30 menggunakan kendaraan beroda empat dengan kecepatan 60 km/jam. Jarak antara Jakarta dan Bandung 150 km. Pada pukul berapa Andre dapat menyusul Budi?

Diketahui:
– K1 = 40 km/jam
– K2 = 60 km/jam

Pembahasan:

Sebelum menjumlah waktu menyusul, kita mesti memperoleh selisih jarak yang sudah ditempuh antara orang pertama dan orang kedua alasannya adalah perbedaan waktu berangkat.

Perbedaan waktu berangkat antara Budi dan Andre yakni 30 menit.

Selisih jarak = K1 x Perbedaan waktu dalam jam

Selisih jarak = 40 x \(\frac3060\)

Selisih jarak = 40 x \(\frac12\)

Selisih jarak = 20 km

Kaprikornus selisih jarak antara Budi dan Andre selama 30 menit adalah 20 km.

Wm = \(\fracSelisih JarakK2 – K1\)

Wm = \(\frac20 km60 km/jam – 40 km/jam\)

Wm = \(\frac20 km20 km/jam\)

Wm = 1 jam

Pukul berapa Andre mampu menyusul Budi dapat dijumlah dari keberangkatan orang kedua (Andre) ditambah dengan waktu menyusul.

Waktu menyusul = 05.30 + 01.00 = 06.30

Makara Andre dapat menyusul Budi pada pukul 06.30

Demikianlah pembahasan ihwal menghitung berpapasan dan menyusul. Untuk soal latihan mampu mengunjungi halaman Kumpulan Soal Berpapasan dan Menyusul. Jika masih ada yang perlu dibahas dan ditanyakan dapat menuliskan pada kolom komentar di bawah.


Posted

in

by