Aliran, Aturan & Contoh Penggunaan Awalan Me

Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal banyak sekali awalan (prefiks). Beberapa acuan awalan yakni me-, ber-, di-, se-, ke-, pe-, per-, ter-. Pada halaman ini kita akan membahas secara mendalam penggunaan awalan me- dibarengi dengan acuan semoga mempermudah kita memahaminya. Awalan me- dipakai untuk membentuk kata kerja.

Arti Awalan Me-

Awalan ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

  1. Melakukan tindakan seperti pada kata dasar.
    Contoh: membaca
  2. Membuat jadi.
    Contoh: menghijaukan
  3. Mengerjakan dengan alat.
    Contoh: menyetir
  4. Berbuat seperti.
    Contoh: menggila
  5. Dalam keadaan.
    Contoh: membujang
  6. Mencari/menghimpun.
    Contoh: merajut

Aturan Penggunaan Awalan Me-

A. Meluluhkan Kata Dasar

Imbuhan me- akan meleburkan karakter pertama dari kata yang mengikutinya bila:

  1. Huruf permulaan kata tersebut yakni k, t, s, dan p,
  2. Terdiri lebih dari dua suku kata,
  3. Diawali dengan Konsonan dibarengi Vokal (abjad pertama konsonan, dan diikuti aksara vokal).

Contoh:

  • me-kayuh menjadi mengayuh
  • me-tarik menjadi mempesona
  • me-sapa menjadi menyapa
  • me-potong menjadi memangkas

Kata dasar yang berawalan k, t, s, p dan disertai abjad konsonan maka karakter pertama kata dasar tersebut tetap dipertahankan.

Contoh:

  • me-kristal menjadi mengkristal
  • me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan
  • me-syarat-kan menjadi mensyaratkan
  • me-promosi-kan menjadi mempromosikan

Baca juga: Jenis paragraf menurut letak kalimat utamanya

B. Mengubah Bentuk Awalan

Penggunaan awalan me-, akan berganti bentuk menjadi meng-, men-, mem-, meny- jikalau disertai dengan kata dasar dengan hukum selaku berikut:

1. me-

Tetap me-, jika disertai dengan kata dasar yang berawalan l, m, n, r, w, y

Contoh:

  • me-lihat menjadi menyaksikan
  • me-makan menjadi menyantap
  • me-rawat menjadi merawat
  • me-warna-i menjadi mewarnai
  • me-percaya-i menjadi meyakini

2. meng-

Berubah menjadi meng-, jika disertai dengan kata dasar yang berawalan 5 abjad vokal a, i, u, e, o dan g, h, k, q, x

Contoh:

  • me-ambil menjadi mengambil
  • me- ikat menjadi mengikat
  • me-ukur menjadi mengukur
  • me-ubah menjadi mengubah
  • me-ekor menjadi mengekor
  • me-oceh menjadi mengoceh
  • me-garuk menjadi menggaruk
  • me-hapus menjadi meniadakan
  • me-kristal menjadi mengkristal
  • me-qabul menjadi mengqabul

3. men-

Berubah menjadi men-, kalau disertai dengan kata dasar yang berawalan c, d, j, t, z.

Contoh:

  • me-campur menjadi mencampur
  • me-duga menjadi menduga
  • me-jamur menjadi menjamur
  • me-tali menjadi menali (lihat aturan k, t, s, p)
  • me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan
  • me-zakat-i menjadi menzakati

4. mem-

Berubah menjadi mem-, kalau disertai dengan kata dasar yang berawalan b, f, p, v.

Contoh:

  • me-buat menjadi membuat
  • me-fokus-kan menjadi memfokuskan
  • me-produksi menjadi memproduksi
  • me-visualisasi-kan menjadi memvisualisasikan

5. meny-

Berubah menjadi meny-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan s.

Contoh:

  • me-sapu menjadi menyapu (lihat hukum k, t, s, p)
  • me-sponsor-i menjadi mensponsori

Bentuk-Bentuk Akhiran

Awalan me- mampu memperoleh akhiran. Berikut ini beberapa bentuk akhiran yang sesuai dengan awalan tersebut:

Awalan dan Akhiran me-i

teladan:

  • me-final-i menjadi mengakhiri
  • me-pandang-i menjadi memandangi

Awalan dan Akhiran me-kan

teladan:

  • me-butuh-kan menjadi memerlukan
  • me-lepas-kan menjadi melepaskan
  • me-hubung-kan menjadi menghubungkan

Demikianlah fatwa penggunaan awalan me- dibarengi dengan pola dan penggunaannya dalam kata-kata yang dapat tim kependidikan.com hidangkan. Jika terdapat kekurangan dan hal-hal yang perlu didiskusikan silahkan tinggalkan komentar di bawah. Terima kasih


Posted

in

by