Mencegah Kecanduan Gadget Pada Anak

Gadget yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan gawai adalah alat atau peranti elektro atau mekanik dengan fungsi mudah. Karena disebutkan dengan fungsi mudah maka mesti mudah dalam menggunakannya. Gadget yang biasa diketahui pada zaman kini yakni tablet dan hp. Gadget ini dipakai secara luas oleh bawah umur hingga orang yang sudah lanjut usia. Sehingga penggunaanya mesti dikontrol biar tidak kecanduan gadget utamanya pada anak.

Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak

Berikut ini beberapa langkah-langkah yang mampu ditempuh orang tua dalam mempertahankan anak kecanduan gadget:

1. Membuat Aturan

Aturan penggunaan gadget perlu dibuat keluarga dan harus dipatuhi seluruh anggota keluarga. Sebagai pola, penggunaan gadget hanya dibatasi pada pukul 16.00 hingga dengan 17.00. Baru boleh bermain gadget kalau sudah melakukan tugasnya. Sebaiknya libatkan anak dalam membuat aturan sehingga anak akan bergairah dalam melakukan hukum tersebut.

2. Pengawasan

Ketika anak memakai gadget, orang bau tanah seharusnya mendampingi anak tersebut. Bisa jadi anak secara sengaja atau tidak sengaja mengakses layanan dengan konten yang negatif. Pendampingan ini juga memiliki kegunaan untuk memantau waktu bermain anak dengan gadget.

3. Konsisten

Aturan yang sudah dibuat mesti ditegakkan secara konsisten. Tidak hanya berlaku pada hari dibentuk saja, atau cuma seminggu. Setelah itu kembali ke kebiasaan usang yang tanpa hukum. Membuat hukum lebih mudah daripada menjalankannya secara konsisten. Konsistensi ini membutuhkan keteguhan dan kedisiplinan.

4. Keteladanan

Orang tua merupakan teladan pertama anak dalam kehidupannya. Setiap tingkah laris orang renta selalu direkam dan akan diulang oleh anak. Baik itu dalam penggunaan gadget, bila orang bau tanah gemar bermain game dalam gadget maka anak juga akan memalsukan dengan bermain game dalam gadget.

Baca juga: Pentingnya Mengajari Anak Menabung Sejak Dini

5. Batasan

Beberapa hal yang perlu dibatasi pada gadget ketika dipakai anak diantaranya waktu penggunaan, aplikasi yang mampu diakses, dan jaringan internet.

6. Hukuman

Hukuman diberlakukan jikalau melanggar hukum mirip belum menyelesaikan tugasnya tetapi telah bermain gadget. Bentuk hukuman mampu berupa pengurangan waktu bermain, pelarangan mengakses aplikasi, atau pemutusan jaringan internet dari gadget.

7. Alternatif Bermain

Kecanduan gadget pada anak mampu terjadi karena anak tidak memiliki alternatif bermain. Anak merupakan individu yang condong aktif dan memiliki energi yang berlebih. Sehingga perlu adanya penyaluran dari bakat dan minat anak kepada suatu hal. Bisa jadi bakat dan minat anak nantinya akan bermetamorfosis mata pencarian saat anak sampaumur.

Memperkenalkan anak pada teknologi ialah hal yang penting, namun memperkenalkan anak teknologi pada waktu yang tepat akan lebih bijaksana. Sehingga tidak menggangu tumbuh kembang anak.


Posted

in

by

Tags: