Bahasa Indonesia Smp Revisi

Bahasa Indonesia SMP Revisi” width=”400″ />

 www.
  1. Dongeng memiliki beberapa bagian, antara lain tokoh (baik utama maupun pembantu), karakter/budbahasa tokoh, latar (baik daerah, waktu, maupun suasana), dan amanat (pesan).
  2. Relevansi dongeng dengan situasi dan keadaan saat ini terletak  pada nilai-nilai yang dikandung di dalam dongeng, yang bagus ditiru yang buruk diabaikan/dikesampingkan.
  3. Bercerita atau kisah yaitu mengungkapkan secara verbal atas pengalaman, kejadian, atau kejadian kepada audience (pendengar). Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendongeng yaitu bunyi, lafal, intonasi, gestur, dan mimik.
  4. Langkah-langkah dalam mendongeng, yakni: 1) merencanakan bahan cerita. 2) membaca teks kisah berulang-ulang. 3)  mengingat-ingat jalan kisah, tokoh, waktu, dan kawasan kejadian. 4) berlatih tanpa teks hingga tanpa gangguan. 5) mendongeng dengan bunyi jelas, ekspresif, dan mempesona.
  5. Buku harian yaitu buku yang berisi catatan wacana aktivitas yang telah dijalankan atau kejadian yang dialami saban hari. Buku harian umumnya memuat nomor kegiatan, hari, tanggal, jam peristiwa/kejadian yang (ingin) dilakukan. Bahasa yang digunakan bersifat ekspresif alasannya adalah mengungkapkan perasaan si penulis.
  6. Fungsi imbuhan meng-, ialah membentuk kata kerja transitif dan kata kerja tak transitif
  7. Makna imbuhan meng-, yaitu: a) melakukan perbuatan yang dinyatakan oleh kata dasar. b) menjadi. c) ibarat atau berfungsi. d) makan/minum. e) menuju dasar. f) mencari/menghasilkan (dasar). g) mengeluarkan bunyi.
  8. Kaidah penulisan imbuhan meng-: 1) dilekatkan pada kata dasar yang didahului dengan fonem vokal (a, i, u, e, o) dan fonem konsonan (g, h, k). 2) berubah menjadi mem- jika dilekatkan pada kata dasar yang berawalan dengan fonem /b/, /p/, /f/, dan /v/. 3) menjelma men- kalau didekatkan pada kata dasar yang berawalan dengan fonem /c/, /d/, /j/, dan /t/. 4) berubah menjadi meny- kalau dilekatkan pada kata dasar yang didahului dengan fonem /s/. 5) bermetamorfosis me- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului dengan fonem /l/, /m/, /r/, /w/, dan /y/. 6) menjelma menge- jika dilekatkan pada kata dasar yang terdiri dari satu suku kata.
  9. Perbendaharaan kata
Demikianlah yang mampu admin bagikan tentang rangkuman materi teks fabel, imbuhan meng-, dan buku harian dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga rangkuman materi yang admin bagikan ini berguna buat kemajuan mencar ilmu anak bimbing. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Posted

in

by