Angka Kredit Guru Untuk Peningkatan Pangkat Guru

Angka kredit guru untuk peningkatan pangkat diperoleh sehabis melaksanakan penilaian prestasi kerja PNS (Guru) dengan memakai aplikasi penilaian prestasi kerja guru selama satu tahun dan mengetahui jumlah angka kreditnya maka setiap guru akan mengajukan pertanyaan-tanya apakah nilai angka kredit aku sudah menyanggupi standar untuk naik pangkat?

Jawaban untuk pertanyaan itu terdapat pada Permenpan&RB No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Dalam permenpan&RB No. 16 Tahun 2009 disebutkan bahwa untuk dapat naik pangkat harus menyanggupi tolok ukur angka kredit kumulatif sekurang-kurangnyaserta angka kredit per jenjang.

Tabel Angka Kredit Guru

Untuk lebih membuat lebih mudah pengertian guru tentang jumlah angka kredit kumulatif minimal serta angka kredit perjenjang maka digunakan tabel selaku berikut :

 

Jabatan Guru Pangkat dan Gol. Ruang Persyaratan Angka Kredit Kenaikan Pangkat/Jabatan
Kumulatif Minimal Per Jenjang Pengem- bangan Diri Publikasi Ilmiah/ karya kreatif
1 2 3 4 5 6
Guru Pertama Penata Muda, III/a
ke III/b
100 50 3 0
Penata Muda Tingkat I, III/b
ke III/c
150 50 3 4
Guru Muda Penata, III/c
ke III/d
200 100 3 6
Penata Tingkat I, III/d
ke IV/a
300 100 4 8
Guru Madya Pembina, IV/a
ke IV/b
400 150 4 12
Pembina Tingkat I, IV/b
ke IV/c
550 150 4 12
Pembina Utama Muda, IV/c
ke IV/d
700 150 5 14
Guru Utama Pembina Utama Madya, IV/d
ke IV/e
850 200 5 20
Pembina Utama, IV/e 1.050      

Baca Juga :
Rincian Syarat Kenaikan Pangkat dari III/a ke III/b
Rincian Syarat Kenaikan Pangkat dari III/b ke III/c
– Rincian Syarat Kenaikan Pangkat dari III/c ke III/d
Rincian Syarat Kenaikan Pangkat dari III/d ke IV/a

Penjelasan Angka Kredit Guru

Angka kredit kumulatif sekurang-kurangnyapada kolom 4 (per jenjang) yaitu jumlah angka kredit sekurang-kurangnyayang dipersyaratkan untuk jabatan guru dengan pangkat golongan ruang yang setingkat lebih tinggi.

Sehingga Angka kredit pada kolom 4 (per jenjang) ini merupakan jumlah angka kredit yang menjadi target Bapak dan Ibu Guru untuk kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi.

Sebagai contoh :

Bapak dan Ibu Guru kini pada jabatan guru pertama dengan pangkat penata muda tingkat I, III/b. Untuk dapat naik pada jenjang selanjutnya yaitu jabatan guru muda pangkat penata, III/c. Maka angka kredit yang harusnya diperoleh adalah 50, biar paling tidak angka kredit kumulatif menjadi 200.

Tapi tunggu dulu, ternyata angka kredit 50 ini mesti mencakup beberapa hal, cakupan ini akan dibahas pada komposisi angka kredit dibawah ini.

Komposisi Angka Kredit Guru

Jumlah angka kredit yang tertera pada kolom 4 (per jenjang) diatas dapat dipakai untuk mengajukan peningkatan pangkat/jabatan fungsional guru setingkat lebih tinggi, asalkan memenuhi komposisi atau susunan minimal 90% dari unsur utama dan 10% dari bagian pendukung.

– Paling sedikit 90% angka kredit berasal dari komponen utama

Unsur utama ini disusun dari 3 unsur ialah pendidikan, acara pembelajaran, dan pengembangan keprofesian berkesinambungan. Pada bagian pengembengan keprofesian berkelanjutan terdapat unsur yang menjadi kesulitan bagi beberapa Bapak dan Ibu Guru. Apa kesulitannya, simak ilustrasinya berikut :

Melanjutkan pola diatas, dalam menemukan angka kredit 50 untuk dapat naik pada jenjang selanjutnya ialah jabatan guru muda pangkat penata, III/c. Maka Bapak Ibu Guru juga mesti mendapatkan angka kredit 3 dari pengembangan diri dan angka kredit 4 dari publikasi ilmiah atau karya inovatif. (mampu dilihat pada tabel diatas kolom 5 dan 6)

Sehingga komposisinya untuk dapat naik pangkat tanpa menyertakan bagian penunjang menjadi angka kredit 43 dari acara pembelajaran, 3 dari pengembangan diri, dan 4 dari publikasi ilmiah atau karya inovatif.

Jika disuguhkan dalam tabel sebagai berikut

Kegiatan Angka Kredit
Kegiatan pembelajaran 43
Pengembangan diri 3
Publikasi ilmiah atau karya kreatif 4
Jumlah 50

Pembahasan perihal pengembangan diri dan publikasi ilmiah secara mendalam diulas secara terpisah lewat pengembangan keprofesian berkelanjutan dan angka kreditnya.

– Paling banyak 10% angka kredit berasal dari unsur pendukung

Paling banyak memiliki arti 10% ini menjadi batas maksimal dapatkan angka kredit dari komponen pendukung, sehingga selebihnya tidak dipertimbangkan.

Unsur pendukung tugas guru diantaranya :

  1. mendapatkan gelar ijazah yang tidak sesuai dengan bidang yang diampu,
  2. memperoleh penghargaan/tanda jasa,
  3. membimbing siswa dalam praktik kerja nyata, praktik industri, ekstrakurikuler maupun yang sejenis,
  4. menjadi pengelola atau anggota organisasi profesi atau kepramukaan
  5. menjadi tim penilai angka kredit,
  6. menjadi tutor pembinaan pelatih.

Pembahasan mengenai komponen penunjang dapat Bapak dan Ibu Guru baca lewat angka kredit dari komponen pendukung.

Jika Bapak dan Ibu Guru mendapatkan angka kredit pada bagian penunjang ini juga mampu dimasukkan dalam perkiraan teladan diatas. Perhitungganya menjadi 10% dari angka kredit yang dipersyaratkan yaitu 50 yakni 5 (optimal).

Jika Bapak dan Ibu Guru memasukkan bagian pendukung dalam perkiraan maka komposisinya menjadi :

Kegiatan Angka Kredit
Kegiatan Pembelajaran 38
Pengembangan diri 3
Publikasi ilmiah atau karya inovatif 4
Unsur penunjang 5
Jumlah 50


Posted

in

by