Bahasa Indonesia Kelas Viii (Revisi)

Bahasa Indonesia Kelas VIII (Revisi)” width=”400″ />

Adanya pemanasan global sendiri terjadi karena banyak gas karbondioksida yang terdapat di atmosfer bumi dan itu menjadikan lapisan ozonnya makin menipis. Kadar gas karbondioksida yang ada di bumi tersebut tidak seimbang jumlahnya dengan keseluruhan pohon yang ada di bumi. Padahal, adanya pohon-pohon tersebut mampu menyerap karbondioksida.
Tidak hanya itu, hutan-hutan telah banyak yang dibuka untuk lahan pertanian, industri, perkebunan atau dialihfungsikan selaku hutan buatan.
Dalam bertahun-tahun terakhir, kenaikan suhu di dunia ini memang terbilang parah. Pemanasan global ini terjadi lantaran banyaknya jumlah gas karbondioksida yang terdapat pada atmosfer bumi. Gas karbondioksida tersebut asalnya ialah dari asap pabrik atau bisa juga kendaraan bermotor. Jika menyaksikan di sekeliling, tentu saja banyak pabrik yang beroperasi sehingga kadar dari karbondioksida makin naik.
Ini sebatas yang ada di Negara Indonesia, belum yang ada di negara industri. Negara industri tentu saja mempunyai pabrik yang jumlahnya banyak. Bayangkan saja, seberapa banyak jasa karbondioksida yang asalnya dari aktifitas tersebut. Negara industri tersebut sudah selayaknya mengatasi karbondioksida yang keluar balasan aktifitas pabriknya.
Yang lebih parah lagi, hutan di dunia ini yang sebaiknya bisa menghemat gas karbondioksida tersebut tidak bisa melakukan fungsi mereka dengan baik. Hal itu disebabkan karena banyaknya pohon yang ditebang. Di samping banyaknya penebangan pohon di hutan.
Ada beberapa masalah di Indonesia sendiri mirip pengalihan fungsi dari hutan yang awalnya sebagai hutan lindung menjadi hutan konservasi. Adanya aktivitas-aktivitas tersebut tentu saja semakin mengakibatkan keadaan bumi buruk. 
Pemanasan global yang tengah terjadi di bumi bertahun-tahun terakhir memang makin parah alasannya adalah semakin hari kian banyak pabrik yang beroperasi sehingga mengakibatkan asap dari kendaraan bermotor. Keadaan tersebut semakin para lagi karena adanya hutan yang seharusnya meminimalkan pemanasan global dengan mengurangi emisi gas justru malah banyak ditebang.
Di samping penebangan hutan, alih fungsi hutan juga mampu menimbulkan hutan tidak mampu melakukan fungsinya dengan baik. Alih fungsi hutan lindung menjadi jenis hutan konservasi pun sudah banyak dilaksanakan di negara ini.
Contoh Teks 2

Berikut ini adalah acuan teks eksposisi yang berjudul “Perkembangan Ekonomi Indonesia” dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun teladan teks eksposisi tersebut yaitu selaku berikut.

Perkembangan Ekonomi Indonesia
Perkembangan ekonomi Indonesia tetap memberikan hasil yang efektif walapun keadaan ekonomi dunia sedanh mengalami krisis. Peningkatan ekonomi tersebut kurang lebih 6,4% lebih baik dibandingkan tahun kemudian. Hal tersebut dibuktikan menurut catatan suku tahun. Perkembangan ekonomi Indonesia tercatat 57,5% untuk wilayah pulau Jawa. Hal tersebut menciptakan Pulau Jawa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Jika dikumpulkan menjadi satu maka kemajuan semester 1 tahun 2015 yan cuma berkembang sebanyak 6,3%.

 Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan materi tentang kohesi dalam teks eksposisi Kohesi dalam Teks Eksposisi
</p>
</div>
	<div class=