Komponen-Komponen Buku Fiksi Dan Nonfiksi Dilengkapi Acuan Teks

Apa saja komponen-bagian yang terdapat dapat buku fiksi dan nonfiksi? Pada peluang kali ini admin akan membagikan bagian-bagian yang terdapat dalam buku fiksi dan nonfiksi dilengkapi dengan contoh sinopsis teksnya. Semoga apa yang admin bagikan kali ini mampu membantu anak ajar dalam mencari bagian-bagian buku fiksi dan nonfiksi. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini mampu menunjukkan imbas konkret yang bagus bagi perkembangan dan perkembangan mencar ilmu anak latih dalam mengerti komponen-unsur buku fiksi dan nonfiksi.

unsur yang terdapat dapat buku fiksi dan nonfiksi Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi Dilengkapi Contoh Teks
www.

A. Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi
Di bawah ini yaitu beberapa unsur-komponen yang terdapat dalam buku fiksi dan nonfiksi. Adapun unsur-bagian tersebut yakni sebagai berikut.
1. Buku Fiksi
2. Buku Nonfiksi
B. Contoh Sinopsis Buku Fiksi dan Nonfiksi 
Berikut ini yaitu teladan sinopsis buku fiksi dan nonfiksi yang berjudul ‘Surat Kecil untuk Tuhan’ dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun teladan sinopsis buku fiksi dan nonfiksi yakni selaku berikut.
Penulis: Agnes Davonar
Penerbit: Inandra Published
Tahun Terbit: 2008
Jumlah Halaman: 232
Buku ini mengisahkan ulang cerita pilu seorang gadis bernama Keke atau Gita Sesa Wanda Cantika. Ia terkena penyakit yang terbilang langka berjulukan Rabdosmiosarkoma atau yang dalam bahasa awam diketahui dengan nama kanker jaringan lunak. Keke sendiri ialah pasien pertama di Indonesia yang terdeteksi penyakit tersebut. Hal ini yang menyebabkan kisahnya sangat membangkitkan. Keke divonis terserang penyakit tersebut di usia 13 tahun dan hanya dalam rentang waktu 5 hari saja! Kanker jaringan lunak tersebut perlahan merubah tampang belia Keke. Ia menjadi seseorang yang tak diketahui lagi alasannya parasnya menjadi sesuatu yang tak cantik dipandang mata. Bagi bawah umur, mungkin muka Keke tersebut akan dipanggilnya rupa monster.
Buku ini didasarkan pada dongeng faktual. Sang penulis mengemas perjuangan Keke melawan kanker tersebut dengan baik. Meskipun pada beberapa bagian beliau terlalu memaksakan pesan adab masuk pada dialog beberapa tokoh sehingga mengacaukan setting. Namun, buku ini tetap memberi spirit terutama bagi generasi muda bahwa seberapapun cobaannya, kita harus berani berdiri dan menghadapinya.
Perjuangan Kekek sempat berbuah bagus, alasannya tim dokter berhasil menyembuhkan penyakitnya. Hal ini menjadi suatu prestasi tersendiri bagi dunia kedokteran di Indonesia pada ketika itu dan menjadi buah bibir di negara lain. Banyak yang bertanya bagaimana bisa penyakit ganas tersebut ditaklukkan. Polemik tersebut akhirnya menerima jawaban, sebab Keke cuma “sembuh sementara”. Beberapa dikala sesudah dia menjalani pengobatan, kanker ganas itu bertamu kembali dan sekali lagi menyerang badan dan semangatnya. Keke pun menyadari, waktu hidup tak bisa diulur lagi dengan obat dan lain-lainnya. Benar saja, ia meninggal pada tanggal 26 Desember di tahun 2006. Sebelum meninggal, dia sempat menuliskan surat. Surat ini kemudian yang mengilhami judul “Surat Kecil untuk Tuhan”. Berikut ini yaitu petikan surat Keke tersebut:
Andaikan ,….. semua dapat terulang kembali,
Tetapi pernahkah Anda berfikiran wacana itu?
Pernahkah Anda menduga-ngira apa yang terjadi
Jika semuanya dapat terulang kembali?
Dalam novel ini, Agnes Davonar menekankan makna suatu waktu kehidupan di dunia ini.
Kisah konkret gadis berusia 13 tahun bertahan hidup dari kanker ganas paling mematikan di dunia.
Tuhan ………
Andai saya mampu kembali 
Aku tak mau ada tangisan di dunia ini
Tuhan ……..
Andai aku mampu kembali
Aku berharap tidak ada lagi yang sama terjadi padaku
Terjadi pada orang lain
Tuhan ………
Bolehkah saya menulis Surat Kecil Untuk-Mu?
Tuhan ……….
Bolehkah saya memohon satu hal kecil pada-Mu?
Tuhan ……….
Biarkanlah saya mampu dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya
Jika di telaah, buku ini memang menawan. Bukan cuma mengatakan duduk perkara derita seseorang, namun juga memperlihatkan sebuah usaha sekaligus kepasrahan pada Sang Pencipta. Penulis novel ini sukses menyampaikan dongeng Keke dengan baik. Selain Keke, tokoh lain di dalam dongeng ini antara lain ayah Keke sendiri, sobat-sahabat Keke ialah Fadha, Maya, Shifa, Ida, dan Andhini, ada pula Dr. Adhi, Dr. Mukhlis, Andi, Pak Iyus. Karena ini berdasar pada cerita kasatmata, maka tokoh tersebut semua positif. Mungkin hal ini yang menciptakan adab para tokoh tergambar dengan terang.
Secara biasa , novel ini pantas dibaca. Alur yang digunakan yakni adonan adalah maju dan mundur. Sementara itu setting kisah antara lain rumah Keke, sekolah, rumah sakit dan juga beberapa kepingan insiden di sebuah villa. Penulis menggunakan sudut pandang dongeng orang pertama. Kaprikornus, dikala membaca buku ini kita seolah sedang menyimak Keke bercerita kisahnya sendiri. Adapun penyeleksian bahasa yang digunakan penulis cukup ringan sehingga novel ini mampu dibaca untuk umum. Novel ini juga banyak menyisipkan nilai tabiat dan nilai agama. Tentu hal ini merupakan pembelajaran yang baik bagi pembaca.
Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang nsur-komponen yang terdapat dalam buku fiksi dan nonfiksi dilengkapi dengan contoh sinopsis. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak bimbing dalam mengerti nsur-bagian yang terdapat dalam buku fiksi dan nonfiksi dilengkapi dengan teladan sinopsis. Semoga berfaedah dan terima kasih.

Posted

in

by