Kumpulan 5+ Pola Teks Deskripsi Kawasan Wisata (Terbaru)

Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan pola soal teks deskripsi ihwal kawasan rekreasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas tujuh revisi. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak dan Ibu Guru dan anak latih dalam mencari referensi wacana kumpulan contoh soal teks deskripsi perihal kawasan rekreasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dan peluangnya, apa yang admin bagikan kali ini dapat menawarkan dampak positif yang bagus bagi perkembangan dan pertumbuhan mencar ilmu anak didik dalam mengetahui dan menciptakan contoh teks deskripsi yang diberikan.

 Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal teks deskripsi tentan Kumpulan 5+ Contoh Teks Deskripsi Tempat Wisata (Terbaru)

Paris

Paris ialah Ibu kota dan kota terbesar di Perancis. Berperan sebagai salah satu kawasan bisnis dan budaya penting dari negara tersebut. Berlokasi di bab tengah utara yang melingkupi daerah seluas 105 kilometer persegi. Kota ini dibagi oleh Sungai Seine yang mengalir lewat bab tengahnya.
Dikenal selaku Kota Cahaya, Paris memiliki banyak sekali daya tarik dari kemegahan bangunan dan budayanya. Ada banyak gedung theater, museum, galeri seni, dan ruang konser. Selama berabad-masa, Paris telah dianggap sebagai sentra kebudayaan dari dunia barat. Banyak penulis dan pemikir dari berbagai potongan dunia sudah pergi ke Paris untuk menerima pandangan baru dan ilmu dengan mencicipi kebudayaan dan keindahannya. Banyak seniman jago, semisal Claude Monet dan Pablo Picasso, pernah tinggal dan bekerja di sana juga.
Sepanjang pembangunan Paris, kota ini menyuguhkan para pengunjung dari seluruh dunia dengan jejeran monumen yang menakjubkan dan bangunan warisan budaya bersejarah. Tak diragukan lagi, bangunan warisan budaya yang paling populer di Paris yakni Menara Eiffel. Dirancang oleh Gustave Eiffel untuk sebuah eksposisi internasional tahun 1889. Menara ini dapat tampakdengan mudah dari aneka macam penjuru kota dengan ketinggian yang hebat sekitar 300 meter.
Bangunan warisan budaya penting lainnya di Paris yaitu Arch of Triumph (monumen kemenangan) yang memakan waktu pembangunan selama 30 tahun, mulai 1806 dan final tahun 1836. Monumen ini ditujukan untuk menghormati kemiliteran Perancis. Di segi lain dari monumen ini, ada jalan terkenal yang disebut dengan Champs-Élysées. Di sisi lainnya terdapat Place de la Concorde (Kotak Perdamaian), suatu persegi yang memiliki patung besar dan air mancur.
Paris juga memiliki beberapa jembatan yang dibangun dengan gaya dan era yang berlainan. Jembatan yang paling renta yaitu Pont Neuf (Jembatan Baru) yang diatasi pada tahun 1604. Sebagai kawasan perkotaan yang besar, Paris memiliki banyak taman juga. Yang paling terkenal adalah Taman Tuileries. Orang Paris dan pelancong suka mengunjungi taman yang terletak di dekat Place de la Concorde untuk berpangku tangan dan menikmati pemandangan yang dikelilingi oleh kembang-kembang dan ukir-ukiran.
Lebih dari dua ribu tahun yang kemudian, Paris pertama kali timbul selaku sebuah pemukiman pada sebuah pulau di Sungai Seine yang ketika ini dinamakan Île de la Cité. Tempat ini dihuni oleh sebuah bangsa Celtic yang diketahui dengan Parisii. Pemukiman ini kemudian diketahui dengan Lutetia yang ditaklukkan oleh orang Romawi pada kala pertama Masehi. Lutetia berkembang dan akhirnya menyebar sampai ke bab tepi sungai Seine sebelah kiri. Berawal pada permulaan 300 tahunan sesudah Masehi kota tersebut diketahui dengan Paris.

Candi Borobudur 

Candi Borobudur merupakan suatu monumen yang megah di Jawa Tengah, Indonesia. Lokasinya secara persis 42 km atau 26 mil dari barat bahari Yogyakarta. Monumen Borobudur mengkombinasikan bentuk simbol dari stupa (sebuah gundukan ingatan yang umumnya mempunyai benda peninggalan suci), gunungan candi (menurut gunung Meru dari mitologi Hindu), dan mandala (perwujudan alam semesta berdasarkan spiritual penganut Buddha yang memadukan persegi empat sebagai dunia dan lingkaran selaku nirwana). Gaya Borobudur begitu dipengaruhi oleh seni kala Gupta dan sesudah Gupta. Monumen ini dinobatkan selaku salah satu warisan dunia oleh UNESCO.
Candi Borobudur dibangun antara sekitar 778 dan 850 masehi, di bawah dinasti Shailendra. Terkubur di bawah abu vulkanis dan ditumbuhi oleh tumbuhan selama sekitar beberapa periode, sampai didapatkan oleh Thomas Stamford, seorang gubernur jenderal Inggris, pada tahun 1907. Restorasi kedua akhir tahun 1983.
Pembangunan Candi Borobudur membutuhkan sekitar 56 ribu meter kubik batu vulkanis keabuan. Candi ini didesain seperti piramida berundak terdiri dari tiga tingkat utama, dikelilingi oleh bukit kecil. Tingkat tersebut terdiri dari sebuah dasaran persegi, 5 teras persegi pada tingkat tengah, dan 3 teras lingkaran pada bagian atas. Bagian tengah 35 meter dari dasar yang mempunyai satu stupa yang besar.
Masing-masing dari ketiga tingkatan utama dari monumen melambangkan suatu tahap cara menerima pencerahan bodhisattva yang dicita-citakan. Perjalanan spiritual disimbolisasikan oleh tangga bagian timur, dimana perjalanan suci dimulai, dan berlangsung searah jarum jam mengelilingi ke setiap dari sembilan tingkatan sebelum mencapai puncak yang berjarak sekitar 5 km.
Bagian candi yang paling bawah, agak tersembunyi, mempunyai ratusan relief dari kehendak duniawi. Relief-relief tersebut menggambarkan kama-dhatu atau alam rasa yang diketahui juga selaku bagian paling bawah dari alam Mahayana berdasarkan iman Budha. Pada tingkat selanjutnya, akan ada serangkaian relief yang menggambarkan rupa-dhatu atau bagian tengah dan alam rupa yang menceritakan keseluruhan insiden kehidupan Budha Gautama dan adegan dari Jataka (cerita kehidupan beliau sebelumnya). Tiga bagian yang teratas menggambarkan arupa-dhatu atau alam tak berwujud yang memiliki arti pelepasan dari dunia fisik. Tingkat ini memiliki sedikit hiasan, meski begitu pada bab tingkatnya dilapisi oleh 72 stupa yang berupa lonceng. Kebanyakan stupa tersebut masih mempunyai arca Budha yang tidak mengecewakan tampakmelalui dinding watu yang berlubang.
Selama upacara tahunan Waisak ketika bulan purnama, akan ada lebih dari seribu biksu Budha berjubah kuning yang berlangsung dengan khidmat dalam prosesi menuju Candi Borobudur untuk memperingati tiga tahap dari kelahiran, maut, dan pencerahan sang Budha.

Taman Safari 

Safari Park, yang diketahui luas dengan Taman Safari oleh penduduk sekitar, ialah kebun hewan yang cukup unik. Terletak sekitar 90 km dari ibu kota Indonesia, Jakarta dan sekitar 2 km dari Puncak. Lokasi persisinya di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Kebun hewan ini serupa dengan taman yang berlokasi di Kenya, Afrika. Meski tak seluas Taman Safari Kenya, hanya sekitar 100 hektar, namun taman ini masih mampu memberi banyak hiburan pada pengunjungnya. Di kebanyakan kebun hewan biasa, binatang umumnya diposisikan dalam sangkar, sementara Taman Safari pengunjungnya yang ada dalam “sangkar”. Mereka tidak diperkenankan untuk turun dari kendaraannya karena hewan bebas berkeliaran. Pengunjung yang tidak memiliki kendaraan beroda empat dapat menggunakan bis keliling yang sudah disediakan oleh pengelola taman.
Sebenarnya binatangnya tidak berkeliaran dengan bebas ke semua kawasan kebun binatang, tetapi mereka cuma dikelompokkan kedalam beberapa blok yang berlawanan. Blok pertama digunakan untuk binatang buas pemakan daging seperti macan dan singa. Block kedua dipakai untuk hewan besar pemakan tanaman seperti gajah, rino, kuda nil, zebra, dan jerapah. Blok ketiga dihuni oleh primata mirip orang utan dan gorila. Terdapat juga banyak jenis domba dan rusa di dalamnya. Ada beruang, burung unta, dan lamad di dalam blok terakhir. Masing-masing binatang berkeliaran dengan bebas di dalam blok mereka.
Blok yang yang lain sama mirip di kebun binatang lazimyang hewannya berada dalam kandang, misalnya spesies langka harimau putih India, berbagai jenis kera, burung, dan buaya. Ada juga beberapa binatang jinak mirip simpanse, beruang, dan bayi macan. Pengunjung bisa berfoto bersama binatang-hewan tersebut.
Taman Safari tak cuma selaku suatu taman wisata tetapi juga taman penelitian. Taman ini sudah berhasil melindungi beberapa spesies utamanya yang langka, misalnya harimau putih, jerapah, dan kuda nil. Ini merupakan salah satu aset nasional yang paling berguna.

Monumen Nasional 

Monumen Nasional yang diketahui luas dengan Monas yakni salah satu bangunan warisan budaya yang populer di Jakarta Pusat, Indonesia. Pembangunannya dimulai pada tahun 1961 dan secara resmi dibuka untuk golongan lazim pada tahun 1975. Monumen tugu ini dibangun untuk mengenang usaha rakyat Indonesia dalam memperoleh kemerdekaan dari penjajahan Belanda.
Tinggi keseluruhan dari Monas 132 meter, menjulang dari dasar hingga ke angkasa. Bangunan ini berisikan tiga tingkat bab yang berlawanan. Bagian paling atas merupakan sebuah mahkota berupa api yang dilapisi dengan emas 45 kg. Beratnya sekitar 14,6 ton dan memiliki tinggi 17 meter. Bagian kedua merupakan pelataran puncak. Bagian ini mempunyai bentuk persegi dengan ukuran 11 kali 11 meter. Pengunjung mampu mencapainya dengan memakai lift yang mengkonsumsi waktu sekitar tiga menit lamanya. Dari pelataran ini, mereka mampu menyaksikan pemandangan luas dan jelas dari keseluruhan kota. Bagian terakhir merupakan pelataran bawah. Pelataran persegi ini memiliki lebar 45 meter di setiap sisinya. Di dalam bab bawah ini, ada ruang kemerdekaan. Ruangan ini menyimpan banyak simbol dan berkas kemerdekaan Indonesia.

Candi Prambanan 

Candi Prambanan atau yang juga dikenal dengan Candi Roro Jonggrang merupakan komplek candi Hindu paling besar di Indonesia. Candi ini berlokasi persis di sekitar 17 km timur laut dari kota Yogyakarta, Jawa Tengah. Candi ini dibangun di era ke 9 selama periode pemerintahan dinasti Sanjaya dan diperuntukkan kepada tiga dewa Hindu utama atau Trimurti; Brahma, Wisnu, dan Siwa. Kebesaran dan kemegahannya menarik banyak pengunjung dari berbagai belahan dunia setiap tahunnya.
Candi Prambanan dibangun di atas bidang persegi. Masing-masing bidang dipisahkan oleh empat dinding dengan empat gerbang besar di bab tengah selaku pintu masuk. Keseluruhan komplek candi dibagi menjadi tiga zona utama; zona luar, tengah, dan dalam. Zona luar ialah ruang terbuka dan tingkat paling bawah dari candi. Area kedua merupakan zona tengah dimana ratusan candi kecil yang dulunya bangun. Area terakhir ialah zona dalam. Bagian ini ialah tingkat paling tinggi dan suci dari candi. Terdapat tiga candi utama dari Brahma, Wisnu, dan Siwa yang bangun di zona dalam, bareng dengan tiga candi kecil dari hewan tunggangan mereka.

Posted

in

by