Rangkuman Bahan Kelas 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Dalam Acara Ekonomi | Kumpulan Soal Tematik Sd

Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Dalam Kegiatan Ekonomi.  Rinkasan bahan ini merupakan lanjutan dari rangkuman sebelumnya yakni Rangkuman Kelas 5 Tema 9 subtema 1 Benda-Benda di sekeliling kita. Rinkasa materi  kami buat dengan bersumber pada buku kelas 5 tema 9 yang berjudul Benda-Benda di Skitar Kita  yang diterbitkan oleh kementrian pendidikan Republik Indonesia edisi revisi terbaru.

Rangkuman Kelas Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Dalam Kegiatan Ekonomi ini mencakup mata pelajaran IPA , IPS , PPKN , SBDP dan Bahasa Indonesi. Setiap muatan pelajaran kami sematkan kopetensi Dasar apa saja yang mesti dikuasia dan di pelajari siswa , sehingga rankumannya lebih konsentrasi dan terararah.

Muatan Mata Pelajaran PPKn

Kopetensi Dasar KD PPKN
1.4 Mensyukuri faedah persatuan dan kesatuan selaku anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosial budaya. 
3.4 Menggali faedah persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian mengenai faedah persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan

Rangkuman Materi PPKN
A. Persatuan dan Kesatuan dalam Masyarakat
1. Makna penting di dalam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia merupakan selaku berikut:
a. Rasa persatuan dan kesatuan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lain.
b. Menjalin rasa kemanusian dan sikap saling toleransi serta rasa serasi untuk hidup berdampingan secara rukun dan damai.
b. Menjalin rasa persahabatan , kekeluargaan , dan sikap tolong-menolong antarsesama , serta sikap nasionalisme.
2. Beberapa lantaran dan jawaban yang sanggup ditimbulkan lantaran tidak adanya persatuan dan kesatuan.
a. Lingkungan keluarga
b. Lingkungan sekolah
c. Lingkungan masyarakat
d. Lingkup Negara
3. Usaha-usaha yang dilaksanakan pemimpin bangsa dalam membina persatuan dan kesatuan bermasyarakat dan berbangsa antara lain:
a. Mengadakan ekspo budaya ,
b. Mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia yang bagus dan benar
c. Menjalankan pemerintahan secara adil dan terbuka ,
4. Beberapa pola sikap yang tidak menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga menyebabkan tidak rukun , antara lain:
a. Peserta didik bersikap arogan dan memilih-milih kawan di sekolah ,
b. Perendahkan atau mengejek perbedaan agama ,
c. Konflik antarsuku , dan lain-lain.
B. Hidup Rukun
1. Kerukunan merupakan suatu sikap yang merefleksikan adanya saling pemahaman biar tercipta perdamaian , persahabatan , dan persaudaraan.
2. Ciri-ciri hidup rukun selaku berikut:
a. Menghargai usulan orang lain.
b. Menghargai hasil karya orang lain.
c. Saling menghormati.
3. Manfaat atau pentingnya hidup rukun di antaranya selaku berikut.
a. Hidup dalam keluarga menjadi harmonis.
b. Hidup menjadi tenteram dan damai.
c. Memperkukuh persatuan dan kesatuan.
4. Akibat hidup tidak rukun , antara lain selaku berikut.
a. Praktis terjadi pertengkaran.
b. Kehidupan menjadi tidak tenteram.
c. Terjadi perpecahan lantaran tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan.

Muatan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Kopetensi Dasar B. Indonesia
3.4 Menganalisis keterangan yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
4.4 Memeragakan kembali keterangan yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik dengan sumbangan verbal , tulis , dan visual.
Rangkuman Materi
A. Iklan
1. Iklan merupakan suatu keterangan yang berencana untuk mendorong , membujuk/ berbincang dampak pada khalayak ramai atau banyak orang biar kesengsem pada barang/jasa yang ditawarkan.
2. Tujuan iklan
a. Memberitahukan terhadap khalayak ramai mengenai suatu produk jasa.
b. Memengaruhi khalayak ramai mengenai suatu produk jasa.
c. Menyarankan seseorang untuk berbelanja dan menggunakan suatu produk
d. jasa yang diiklankan.
e. Memberi keterangan mengenai produk jasa.
f. Menarik khalayak ramai.
3. Ciri-ciri iklan yang bagus dan benar
a. Informatif
b. Komunikatif
c. Bahasanya singkat dan padat
d. Menarik
4. Jenis iklan elktronik
a. Iklan radio
b. Ikllan televisi
c. Iklan internet
B. Macam-Macam Iklan
berikut ini merupakan macam-macam iklan 
1. Iklan pengumuman atau pemberitahuan
Iklan pengumuman atau pemberitahuan merupakan iklan yang berencana menunjukkan sesuatu terhadap khalaya umum  misalnya iklan pemberitahuan sedih cita.
Berikut merupakan pola iklan pemberitahuan pada media cetak.
2. Iklan penawaran (niaga)
Iklan penawaran (niaga) yakni iklan berbincang Barang atau jasa yang berencana menemukan laba sebanyak-banyaknya dari barang atau jasa yang mereka  tawarkan , contoh 
3.Iklan layanan masyarakat
Iklan layanan penduduk yakni iklan yang berencana untuk berbincang penerangan mengenai suatu hal. Misalnya , larangan menggunakan narkoba , larangan merokok di tempat lazim , dan lain-lain. Berikut merupakan pola iklan layanan masyarakat
4. Iklan komersial
Iklan komersial merupakan iklan yang mengumumkan produk barang ataujasa yang dipersiapkan oleh pemasar.
5. Iklan perusahaan
Iklan perusahaan merupakan iklan yang menekankan pada gambaran perusahaan. Iklan perusahaan lazimnya dirancang dengan tujuan tertentu yang menguntungkan perusahaan di masa datang. Tujuan utama iklan perusahaan merupakan mengembangkan gambaran perusahaan di mata masyarakat.
C. Bentuk Iklan
1. Bentukiklan sanggup dibedakan menjadi 2 macam yakni iklan baris dan iklan kolom
2. Iklan baris yakni iklan kecil (singkat) berisi penawaran/informasi mengenai sesuatu yang terdiri atas beberapa baris saja. Iklan baris disebut juga iklan mini.
3. Ciri-ciri iklan baris yaitu:
a. Terdiri atas 2 hingga 3 baris. Informasi yang terkandung di dalamnya cuma keterangan penting saja. Ditulis secara singkat , padat , tetapi jelas.
b. Dikelompokkan sesuai dengan jenis barang atau jasa yang ditawarkan.
c. Berupa kalimat-kalimat pendek dan biasanya menggunakan singkatansingkatan untuk meminimalisir tempat.
d. Sebagian iklan baris dilengkapi dengan gambar ukuran kecil dan tidak berwarna.
e. Dilengkapi dengan nomor telepon pedagang untuk dihubungi pembeli.
f. Tidak menggunakan gambaran grafis.
g. Biaya pemasangan mencakup murah lantaran tidak memerlukan tempat yang lebar.
4. Iklan kolom merupakan iklan yang pemuatannya mempergunakan beberapa cuilan kolom dari halaman surat kabar.
5. Ciri-ciri iklan kolom merupakan selaku berikut.
a. Terdiri atas ilustrasi/gambar/foto/bagan dan kata-kata.
b. Ukurannya lebih besar dari/pada iklan baris , bahkan ada yang sarat satu halaman koran.
c. Berisi penawaran , undangan , dan bujukan untuk berbelanja produk/barang yang ditawarkan. Bisa juga berupa iklan pribadi atau keluarga yang berisi misalnya info komitmen nikah , info sedih cita , atau ucapan terima kasih.


Muatan Mata Pelajaran IPA

Kopetensi Dasar Pelajaran IPA
3.9 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya 
(zat tunggal dan campuran).
4.9 Melaporkan hasil pengamatan sifat-sifat campuran dan komponen penyusunnya dalam 
kehidupan sehari-hari.

Rangkuman Materi 
A. Benda-Benda di Sekitar Kita
1. Materi merupakan segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.
2. Berdasarkan komposisi penyusunnya , bahan dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran.
3. Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas bahan sejenis.
Contoh: air , garam , gula , dan emas 24 karat.
4. Campuran merupakan zat yang terdiri atas berbagai jenis bahan atau zat tunggal.
5. Campuran sanggup dibedakan menjadi adonan homogen dan adonan heterogen.
6. Campuran homogen merupakan adonan yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada adonan homogen , zat penyusunnya tidak sanggup dibedakan. Seperti: air garam , sirop , udara , perunggu , kuningan.
7. Campuran heterogen merupakan adonan yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada adonan heterogen , zat penyusunnya masih sanggup dibedakan.Contoh: adonan air dengan kopi , air dengan tepung , dan air dengan pasir.
B. Campuran
1. Ciri-ciri adonan heterogen:
a. Percampuran tidak merata
b. Campuran akan mengendap apabila didiamkan
c. Keruh dan tidak tembus cahaya
2. Ciri-ciri adonan homogen (larutan):
a. Percampuran akan tercampur merata
b. Campuran tidak akan mengendap kalau didiamkan
c. Bening dan tembus cahaya
3. Larutan sanggup berwujud padat , cair , dan gas.
  • Larutan berwujud padat sanggup kita peroleh pada paduan logam.Contoh: kuningan merupakan paduan seng dan tembaga
  • Larutan berwujud cair.Contoh: larutan gula  Larutan dalam wujud gas.
Contoh: ruangan terdiri atas banyak sekali macam gas menyerupai nitrogen , oksigen , dan karbon dioksida.
C. Komponen Penyusun Campuran
1. Berdasarkan ciri-ciri adonan , baik adonan homogen maupun adonan heterogen sanggup dibentuk kesimpulan selaku berikut:
a. Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa
b. Campuran sanggup dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya
c. Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap
d. Sifat adonan sama dengan sifat zat-zat penyusunnya
2. Pada dasarnya , komponen penyusun adonan sanggup berupa adonan unsur dengan unsur , unsur dengan senyawa , dan senyawa dengan senyawa.
3. Contoh unsur dan senyawa
a. Contoh unsur : besi , aluminium , karbon , perak , oksigen , nitrogen , kalsium dll.
b. Contoh senyawa: garam dapur (natrium klorida) , gula , karbon dioksida , air , asam cuka dll
D. Pemisahan Campuran
Ada beberapa cara untuk memisahkan adonan , antara lain:
1. Penyaringan , yakni pemisahan adonan yang dilaksanakan menurut perbedaan ukuran zat dalam campuran
2. Pengendapan , yakni pemisahan adonan yang dilaksanakan menurut perbedaan massa zat dalam campuran.
3. Penguapan , yakni pemisahan adonan yang dilaksanakan untuk memisahkan zat padat dengan zat cair yang ada dalam adonan dengan menguapkan zat cairnya.

Muatan Pelajaran IPS

Kopetensi Dasar IPS
3.3 Menganalisis tugas ekonomi dalam upaya menyejahterakan 
kehidupan penduduk di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan 
bangsa.
4.3 Menyajikan hasil analisis mengenai tugas ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan penduduk di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.
Rangkuman Materi
Usaha ekonomi sanggup dibedakan menjadi dua. Pertama , kerja keras ekonomi yang diatur sendiri. Kedua merupakan kerja keras ekonomi yang diatur kelompok. Berikut pola usaha-usaha ekonomi yang diatur sendiri dan kelompok.
1. Usaha Ekonomi yang diatur sendiri
Usaha ekonomi yang diatur sendiri atau perseorangan biasanya modalnya terbatas. Contoh kerja keras ekonomi yang diatur sendiri atau individual selaku berikut.
a. Usaha pertanian. Contoh sawah milik sendiri/
b. Industri kecil. Contoh Kerjainan Anyaman , Kerjainana keramik
c. Usaha perdagangan.  Contoh yang lain menyerupai membuka warung , penjaja keliling , pedagang 
d. Usaha jasaContoh kerja keras salon , bengkel , foto kopi , tukang cukur , dan tukang pijit.
2. Usaha ekonomi yang diatur kelompok
Usaha ekonomi yang diatur secara berkelompok merupakan kerja keras yang dijalankan secara gotong royong , baik dalam hal modal , pengelolaan , maupun dalam hal bagi hasil.
a. Firma
Firma merupakan perusahaan yang diresmikan oleh minimal dua orang. Biasanya pendiri firma merupakan orang-orang yang telah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko langkah-langkah anggota firma ditanggung bersama.
b. CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer)
CV merupakan perusahaan yang diresmikan oleh satu orang pebisnis atau lebih. Modal CV berasal dari pebisnis itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelancaran hidup perusahaan. 
c. PT (Perseroan Terbatas)
PT merupakan perusahaan yang modalnya diperoleh dari pemasaran saham. Saham merupakan surat bermanfaat selaku tanda keikutsertaan menanamkan modal dalam perusahaan. 
d. BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
BUMN atau Perusahaan Negara merupakan perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara , yakni Perusahaan Jawatan (Perjan) , Perusahaan Umum (Perum) , dan Perusahaan Perseroan (Persero).
e. Perusahaan Daerah
Perusahaan kawasan merupakan perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan kawasan antara lain turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah.


Seni Budaya dan Prakarya

Kopetensi Dasar SBdP
3.3 Memahami pola lantai dalam tari kreasidaerah.
4.3 Mempraktikkan pola lantai pada gerak tari kreasi dearah
Rangkuman SBdp
Pada dasarnya , ada dua pola garis dasar pada lantai , yakni garis lurus dan garis lengkung. Garis lurus berbincang kesan sederhana tetapi kuat. Sedangkan garis lengkung berbincang kesan lembut tetapi lemah.
1. Pola Lantai Vertikal (Lurus)
Ciri pola lantai vertikal (lurus) merupakan penari membentuk garis vertikal , yakni garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini  banyak digunakan pada tari klasik. Pola lurus memberi kesan sederhana  tetapi kuat. Berikut gambar pola lantai vertikal.
2. Pola Lantai Diagonal
Pada pola lantai diagonal , penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri. Berikut gambar pola lantai diagonal.
3. 3. Pola Lantai Garis Melengkung
Pada pola lantai garis melengkung , penari membentuk garis bulat , pola lantai lengkung ular , dan pola lantai angka delapan. Berikut pola pola  lantai garis melengkung.

Demikialah Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Benda di Sekitar Kita.  Smoga ada keuntungannya untuk kita semua.

Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 9 Subtema 2 Benda Dalam Kegiatan EkonomiRating: 4.5Diposkan Oleh: muslimah

Posted

in

by