Ringkasan Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Insan Dan Lingkungan | Kumpulan Soal Tematik Sd

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan benda di Lingkungannya sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 5 tema  9 subtema 3 Manusia dan Benda di lingkungannya. Rangkuman materi kelas 5 tema  9 Benda-benda disekitar kita. Rangkuman materi kelas 5 tema 9  ini kami buat untuk  menolong bapak ibu guru , siswa-siswa , guru bimble dan para orang renta di rumah untuk lebih gampang mengerti materi tematik tema 9 kurikulum 2013 dengan judul “Benda-benda disekitar kita”.

Tema 9 Subtema 3 Kelas 5 Rangkuman
 Subtema tena 9 Kelas 5 3 Manusia dan Lingkungan

Rangkuman Kelas 5 tema 9 subtema 3 ini , dapat  dijadikan materi menuntut ilmu bagi penerima didik  untuk menuntut ilmu dalam mengahadapi analisa harian (PH) atua juga sering disebut Ulanagah Harian UH. Dan untuk  bapak ibu guru yang mengjar di sekolah rangkuman materi tema 9 kurikulum 2013 ini sanggup dijadikan rujukan pengerjaan soal penilai simpulan (PH) atau juga ualangan Harian (UH)

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 ini berisikan beberpa muatan pelajaran yakni :

  1. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  2. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosia (IPS)
  3. Pelajaran PPKN
  4. Pelajaran SBdP
  5. B. Indonesia

Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran PPKN

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan selaku anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosiabudaya.
3.4 Menggali faedah persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian wacana faedah persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

Persatuan dan kesatuan sudah sebaiknya dijaga dan dipertahankan demi keberlanjutan pembangunan bangsa. Persatuan dan kesatuan sungguh penting di  lingkungan keluarga , sekolah , penduduk , dan negara. Indonesia yakni suatu bangsa yang   kaya   akan ras ,  suku ,   dan  budaya. Indonesia mempunyai konteks persatuan bangsa. Persatuan mempunyai makna bahwa apa pun  budaya , ras ,   dan  sukunya tidak ada  yang   dapat  memisahkan dan  menggoyahkan persatuan yang  sudah terjalin.

Beberapa  sebab  dan   akibat   yang   dapat  ditimbulkan  karena   tidak adanya persatuan dan kesatuan

1.  Di lingkungan keluarga

  1. Terjadi perselisihan di dalam keluarga
  2. Kurangnya kerukunan di dalam keluarga
  3. Kurangnya keakraban di dalam keluarga.

2.  Di lingkungan sekolah

  1. Sombong dan tidak acuh dengan sesama teman.
  2. Membeda-bedakan teman
  3. Mengolok-olok teman
  4. Terjadi tawuran

3. Di lingkungan masyarakat

  1. Tidak adanya kepedulian terhadap penderitaan yang  dialami oleh  orang lain
  2. Kepentingan golongan maupun suku masing-masing lebih  diutamakan dalam masyarakat
  3. Tidak adanya kolaborasi yang  terjalin antarwarga masyarakat

4. Di lingkup  negara

  1. Hilangnya empati dan toleransi dalam bermasyarakat.
  2. Perpecahan bangsa
  3.  Melemahnya pertahanan dan keselamatan bangsa.

Persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa , mesti tetap dijaga oleh  semua warga masyarakat. Agar persatuan dan kesatuan tetap tersadar , semua warga penduduk mesti senantiasa membuatkan sikap toleransi , rasa persatuan dan kesatuan , dan kekeluargaan. Tidak cuma warga penduduk , pemimpin-pemimpin bangsa pun  senantiasa berusaha untuk membina persatuan dan kesatuan hidup bermasyarakat dan berbangsa.

Usaha-usaha yang  dijalankan pemimpin bangsa dalam membina persatuan dan kesatuan bermasyarakat dan berbangsa antara lain:

  1. 1. Mengadakan pekan raya budaya ,
  2. 2. Mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia yang  baik  dan benar di setiap program resmi di mana pun  berada ,
  3. Menjalankan pemerintahan secara adil  dan terbuka , 
  4. Mengadakan pemerataan pembangunan di  seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ,
  5. Menciptakan keleluasaan penduduk untuk memeluk agama  dan melaksanakan ibadah sesuai agamanya masing-masing ,
  6. Membina sikap saling menghormati dan menghargai antarpemeluk agama ,
  7. Mengadakan perayaan hari-hari besar nasional dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Setiap warga penduduk mesti senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan mudah-mudahan tercipta kerukunan hidup. Jika anggota penduduk tidak mempunyai rasa persatuan dan kesatuan , maka ia akan berbuat semaunya dan pada jadinya memicu permasalahan.

Beberapa teladan sikap yang  tidak menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga memicu tidak rukun , antara lain:

  1. peserta didik  bersikap angkuh dan memilih-milih sobat di sekolah ,
  2. pertengkaran antarwarga ,
  3. tawuran antarpelajar atau warga ,
  4. merendahkan atau mengejek agama lain sehingga terjadi perselisihan ,
  5. konflik  antarsuku , dan lain-lain.

Ciri-ciri hidup  rukun selaku berikut.

  1. Menghargai nasehat orang lain.
  2. Menghargai hasil karya orang lain.
  3. Membina hubungan baik.
  4. Saling menghormati.
  5. Saling menyayangi.

Manfaat atau  pentingnya hidup  rukun di antaranya selaku berikut.

  1. Tidak adanya pertengkaran.
  2. Hidup  dalam keluarga menjadi harmonis.
  3. Hidup  menjadi aman.
  4. Hidup  menjadi nyaman dan damai.
  5. Memperkukuh persatuan dan kesatuan.

Akibat hidup  tidak rukun , antara  lain   sebagai berikut.

  1. Mudah terjadi pertengkaran.
  2. Kehidupan menjadi tidak tenteram.
  3. Mudah terkena hasutan orang lain.
  4. Terjadi perpecahan lantaran tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan.

Rangkumani kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran IPA

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

3.9 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari menurut komponen penyusunnya (zat tunggal dan campuran) 
4.9 Melaporkan hasil penelitian sifat-sifat adonan dan komponen penyusunnya dalam kehidupan sehari-hari

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

Secara lazim , benda-benda  di  lingkungan sekitar kita  (materi) sanggup dibedakan menjadi dua , yaitu  zat  tunggal dan campuran.

1. Zat tunggal

Zat  tunggal yakni zat  yang  terdiri dari  sejenis materi. Zat  tunggal sanggup juga disebut zat murni. Salah satu teladan zat tunggal yakni air.

Zat tunggal sanggup berupa unsur dan senyawa.

a. Unsur

Unsur yakni zat  tunggal yang  tidak sanggup diuraikan menjadi zat lain  yang  lebih  sederhana.  Contoh: besi ,  emas , aluminium , karbon , nitrogen , tembaga , perak , seng , dan oksigen.

b. Senyawa

Senyawa terbentuk oleh  perikatan kimia dari  dua atau lebih  jenis unsur. Sebagai teladan yakni air.  Air terbentuk dari  oksigen dan hidrogen. Contoh senyawa yang  sering kita  jumpai dalam kehidupan sehari-hari misalnya , garam dapur , gula  pasir , asam cuka ,  soda masakan ringan elok , dan vitamin c.

BACA JUGA

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 2

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 subtema 1


2. Campuran

Campuran yakni gabungan dari  dua zat  atau lebih  yang  sifat asalnya tidak hilang sama sekali. Campuran dapat  dibikin dari   gabungan unsur dengan unsur ,  senyawa dengan unsur ,  atau senyawa dengan senyawa. Beberapa teladan adonan , antara lain:  air  maritim ,  air  sungai yang  kotor , air  kopi ,  air  teh ,  larutan garam , larutan gula ,  sirop  buah , baja , kuningan , udara , dan tanah.

Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

3.3 Menganalisis tugas ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan penduduk di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.
4.3 Menyajikan hasil analisis wacana tugas ekonomi dalam upaya 
menyejahterakan kehidupan penduduk di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

Kegiatan ekonomi yakni suatu kesibukan seseorang , perusahaan , maupun penduduk , untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengonsumsi barang dan jasa tersebut. Untuk menyanggupi kehidupan , seseorang akan melaksanakan kesibukan ekonomi untuk menyanggupi keperluan baik  berupa sandang , pangan , dan papan. Dalam suatu kesibukan ekonomi , terdapat perputaran uang. Seseorang akan mendapat duit untuk menyanggupi kehidupannya setelah  ia  melakukan  kegiatan  ekonomi yang lain , yakni melaksanakan pekerjaan. Setiap insan tidak akan terlepas dari  kesibukan ekonomi. Kegiatan ekonomi tidak cuma dijalankan oleh seseorang , tetapi juga dijalankan oleh  perusahaan , organisasi , pemerintah , bahkan negara.

Kegiatan utama yang  dijalankan dalam bidang ekonomi terdiri atas:

1. Produksi

Produksi yaitu  kesibukan memperbesar faedah (kegunaan) suatu benda. Produksi  juga  berar ti menciptakan  benda  baru  sehingga  lebih berharga dalam menyanggupi kebutuhan.

Tujuan dari  kesibukan buatan secara lazim yakni untuk menyanggupi kebutuhan  manusia  dalamrangka mencapai  kemakmuran. Tujuan khusus kesibukan buatan , yaitu  untuk menciptakan barang dan jasa , mendapat laba , dan selaku alat pemuas kebutuhan.

Sumber gambar : finansial.com

2. Distribusi

Distribusi yakni penyaluran atau penyampaian barang-barang dan jasa dari produsen ke konsumen.Tujuan  dari   distribusi yakni menyodorkan barang atau jasa dari tempat produsen ke tempat pengguna atau pemakai. Pelaku distribusi sanggup mendapatkan upah ataupun laba dari  kesibukan distribusi barang yang  dilakukannya.

sumber : Ilmupelajar.com

3. Konsumsi

Konsumsi  yakni langkah-langkah menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur faedah suatu barang dalam menyanggupi keperluan untuk memelihara kelancaran hidupnya.Tujuan  kesibukan konsumsi yaitu  untuk menyanggupi keperluan hidup.Kegiatan konsumsi juga memiliki faedah mempertahankan kelancaran hidup , menyanggupi semua kebutuhan.

Sumber Gambar : https://www.akuntansilengkap.com/

Ketiga  kegiatan  ekonomi tersebut ,  sangat  berpengaruh  terhadap kemakmuran masyarakat. Semakin maju kesibukan ekonomi dalam suatu  negara ,  berarti  semakin  lancar  juga  arus  peredaran  duit , barang , dan jasa untuk menyanggupi kebutuhkan masyarakat. 

Dengan demikian , tingkat kemakmuran juga kian meningkat. Diperlukan keadaan ketahanan  dan  pemerintahan yang stabil mudah-mudahan kesibukan ekonomi yang   berlangsung di  suatu negara sanggup berjalan dengan baik. Pemerintahan yang stabil sanggup tercapai jika  masyarakatnya senantiasa menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan.

Kita  mesti senantiasa menghargai keragaman mata pencaharian masyarakat  di  lingkungan sekitar dan  di  Indonesia pada  umumnya. Caranya , antara lain  selaku berikut.

  1. Tidak mencela dan merendahkan mata pencaharian orang  lain.
  2. Menghormati orang  yang  sedang bekerja.
  3. Menghargai pekerjaan orang  lain.
  4. Membiasakan berbelanja produk-produk lokal.
  5. Membiasakan mengonsumsi masakan dan buah-buahan dalam negeri.

Rangkuman materi kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran SBdP

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan PelajaranSBdP

3.4 Memahami karya seni rupa daerah 
4.4 Membuat karya seni rupa daerah.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran SBdP

Mengenal seni rupa daerah
Secara lazim , karya seni rupa tempat mempunyai ciri-ciri selaku berikut.
1. Bersifat kedaerahan.
2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah
a. Mengandung simbol-simbol dan bermakna.
b. Seringkali digunakan untuk upacara sopan santun , agama , atau keperluan sehari-hari.
c. Dibuat dari materi alam yang berasal dari lingkungan.
3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh keadaan fisik atau geografi suatu tempat , dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional penduduk setempat.
Fungsi karya seni rupa tempat dibedakan menjadi fungsi perorangan dan fungsi sosial:

1. Fungsi individual

Sebagai media untuk mengekspresikan jiwa , emosi dan merefleksikan segala sesuatu , baik suka , sedih , dan marah. Selain itu , karya seni juga selaku media mengekspresikan kehendak , persepsi hidup , tabiat , bentuk , corak materi , dan juga teknik.

2. Fungsi sosial

  1. Sebagai media pendidikan
  2. Sebagai media hiburan (refreshing)
  3. Sebagai media komunikasi
  4. Sebagai media keagamaan 
Berdasarkan jenisnya , seni rupa tempat terbagi menjadi dua , yakni seni murni dan seni terapan.

1. Seni rupa murni

Seni rupa murni yakni karya seni rupa yang memprioritaskan sisi keindahan tanpa memperhatikan fungsi. Contoh lukisan dan patung.

2. Seni rupa terapan

Seni rupa terapan yakni karya seni rupa yang memprioritaskan fungsi , tetapi tetap memperhatikan sisi keindahan. Contoh batik , gesekan kayu , gerabah , dan lain-lain.

Mengenal Batik jumputan

Salah satu karya seni rupa tempat yakni batik jumputan. Batik jumputan atau  sering disebut  juga dengan batik ikat celup adalah  kain batik yang  menggunakan motif hias jumputan. Motif  hias jumputan banyak ditemui pada motif hias kain pelangi. Motif  hias kain pelangi yakni kain yang   dihiasi dengan  motif hias  jumputan. Motif  hias jumputan banyak digunakan pada benda pakai seumpama selendang atau  sampur , kain ,  taplak meja , dan lain-lain. Kain  dengan motif hias jumputan tidak cuma terdapat di Yogyakarta saja , tetapi juga banyak terdapat di tempat Palembang , Bali , dan Gresik.

Mengenal Batik  Indonesia

Batik di tanah air dibedakan menjadi dua , yakni batik klasik (batik Surakarta dan Yogyakarta) dan batik pesisir. Keunikan batik klasik ,  yaitu  motifnya lebih  condong pada motif-motif geometris , pewarnaan yang  kalem serta lebih  condong pada warna-warna gelap seumpama cokelat , hitam , biru  renta , dan merah marun. Keunikan yang  lain , yaitu  adanya makna simbolis yang terkandung dalam motif hias batik klasik.  Makna simbolis itu pada lazimnya berupa doa atau kehendak yang  baik-baik terhadap pemakainya. Sebagai teladan , motif grompol pada batik Yogyakarta. Motif  grompol memiliki arti berkumpul atau bersatu. 

Batik  klasik  dibikin dengan canting tulis dan materi perintang yang disebut malam atau lilin batik. Pada proses membatik dengan canting tulis ,  sebelum mengawali perintangan , pola  atau motif digambar apalagi dulu di atas kain. Kemudian , motif ditutup malam. Proses pemalaman dimulai dari  motif paling luar  yang biasanya  besar.  Kemudian ,   dilanjutkan pemalaman  pada  isen-isen (motif-motif kecil)  yang  Iebih  rumit. Secara lazim , proses pemalaman batik terdiri atas beberapa tahap selaku berikut.

  1. Nglowongi , yaitu  proses pemalamam garis bidang pola  terluar.
  2. Nembok , ialah proses pemalaman untuk menutup bidang pola mudah-mudahan tidak tercelup warna ketika dijalankan pencelupan.
  3. Mbironi ,  intinya sama dengan nembok , namun proses ini cuma dijalankan bila warna biru  pada kain  dijadwalkan tetap berwarna biru.
  4. Nonyok , ialah pemalaman pada bidang latar. Setelah lewat proses pemalaman , proses berikutnya , yaitu  pewarnaan ataupencelupan dan nglorot atau pengilangan malam , yang  biasanya dengan cara mencelupkan ke dalam air panas/mendidih.

Batik   pesisir sanggup dikatakan  bertolak belakang dengan  batik klasik. Motif batik pesisir condong bersifat naturalis , menggunakan warna- warna cerah seumpama merah , biru ,  hijau , dan jingga. Motif batik pesisir mengabaikan makna simbolis , dan Iebih  menekankan segi   keindahan motif. Selain itu ,  banyak didapatkan imbas budaya Eropa   dan Cina pada motif pesisir. Sebagai teladan , motif putri salju  dan motif cinderela pada batik PekaIongan , dan motif mega mendung pada batik Cirebon. Di tempat Jambi dan Cirebon terdapat batik dengan motif kaligrafi arab. Di Jambi , motif ini  disebut motif basurek yang  memiliki arti bersurat , disebut demikian lantaran isinya ialah penggalan surat dalam Al-Quran.

Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran Bahasa Indonesia 

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran B. Indonesia

3.4. Menganalisis keterangan yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
4.4 Memeragakan kembali keterangan yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik dengan pemberian mulut , tulis , dan visual

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Muatan Pelajaran B. Indonesia

Iklan  yakni suatu keterangan yang  berencana untuk mendorong , membujuk/ menyodorkan imbas pada khalayak ramai atau banyak orang mudah-mudahan kesengsem pada barang/jasa yang  ditawarkan.

Tujuan iklan

  1. Memberitahukan terhadap khalayak ramai wacana suatu produk jasa.
  2. Memengaruhi khalayak ramai wacana suatu produk jasa.
  3. Menyarankan seseorang untuk berbelanja dan menggunakan suatu produk jasa yang  diiklankan.
  4. Memberi keterangan wacana produk jasa.
  5. Menarik khalayak ramai.

Ciri-ciri iklan yang  baik dan benar

  1. Informatif
  2. Komunikatif
  3. Bahasanya singkat dan padat
  4. Menarik

Bentuk  iklan pun bermacam-macam:

1.  Iklan Baris

Iklan  baris yaitu  iklan  kecil  (singkat) berisi penawaran/informasi wacana sesuatu yang  terdiri atas beberapa baris saja. Iklan baris disebut juga iklan mini.

sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

Ciri-ciri iklan baris yaitu:

  1. Terdiri  atas 2 hingga 3 baris. Informasi yang  terkandung di dalamnya cuma keterangan penting saja. Ditulis  secara singkat , padat , tetapi jelas.
  2. Dikelompokkan sesuai dengan jenis barang atau jasa yang  ditawarkan.
  3. Berupa kalimat-kalimat pendek dan biasanya menggunakan singkatan- abreviasi untuk meminimalisir tempat.
  4. Sebagian iklan  baris dilengkapi dengan gambar ukuran kecil dan tidak berwarna.
  5. Dilengkapi dengan nomor telepon pedagang untuk dihubungi pembeli.
  6. Tidak menggunakan gambaran grafis.
  7. Biaya pemasangan mencakup murah lantaran tidak memerlukan tempat yang  lebar.
    sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

2.  Iklan kolom

Iklan   kolom   adalah iklan   yang   pemuatannya  memanfaatkan  beberapa belahan kolom  dari  halaman surat kabar.

Ciri-ciri iklan kolom  yakni selaku berikut.

  1. Terdiri  atas ilustrasi/gambar/foto/bagan dan kata-kata.
  2. Ukurannya lebih  besar dari/pada iklan  baris , bahkan ada yang  sarat satu halaman koran.
  3. Berisi  penawaran , usul , dan bujukan untuk berbelanja produk/barang yang   ditawarkan.  Bisa juga berupa iklan  pribadi atau  keluarga yang berisi misalnya gunjingan ijab kabul , gunjingan sedih cita ,  atau ucapan terima kasih.

Agar  dapat  menawan perhatian  khalayak , iklan   dalam media cetak mempunyai ciri-ciri bahasa selaku berikut.

  1. Menggunakan bahasa yang  singkat , padat , dan jelas.
  2. Menggunakan bahasa yang  menarik dan mempunyai daya sugesti.
  3. Menggunakan kata konotasi positif.
  4. Isinya  bersifat objektif , jujur , singkat , terang ,  dan menarik.

Jenis iklan menurut isinya

Berdasarkan isinya , iklan sanggup dibedakan menjadi 3 jenis , yaitu

1. Iklan pengumuman atau pemberitahuan

Iklan pengumuman atau pemberitahuan yakni iklan yang berencana menawan perhatian khalayak lazim wacana suatu hal , misalnya iklan sedih cita. Berikut yakni teladan iklan pemberitahuan pada media cetak.

sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

2. Iklan penawaran (niaga)

Iklan penawaran (niaga) yakni iklan yang berencana menampilkan sesuatu , misalnya iklan barang. Berikut yakni teladan iklan penawaran (niaga)

3. Iklan layanan masyarakat

Iklan layanan penduduk yakni iklan yang berencana untuk menyodorkan penerangan wacana suatu hal. Misalnya , larangan menggunakan narkoba , larangan merokok di tempat lazim , dan lain-lain.Berikut yakni teladan iklan layanan masyarakat.

Demikianlah rangkuman materi tematik kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan benda di Lingkunagnnya sesuai dengan kurikulum 2013. Semoga sanggup berharga bagi bapak/ibu guru serta aadik-adik. 

Sumber : Buku tematik Kelas 5 Tema 9 Benda-Benda disekitar Kita yang diterbitkan oleh kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di tulis oleh Arie Subekti

Pencarian terkait :

  • Ringkasan  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Resume kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Benda-benda disekitar kita
  • manusia dan lingkungan
  • kelas 5 tema 9 
  • kelas 5 tema 9 subtema 3
Ringkasan kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan LingkunganRating: 4.5Diposkan Oleh: muslimah

Posted

in

by