Gambar Dongeng Sbdp Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Modern | Kumpulan Soal Tematik Sd

Pengertian , Fungsi dan Teknik Gambar Cerita Materi SBDP Kelas 5 SD

Gmabar dongeng yaitu salah satu muatan materi SBdP yang ada pad buku Tematik kelas 5 Tema 6 dengan judul Panas dan perpindahannya kurukulum 2013 edisi revisi terbaru.
Materi gambar dongeng terdapa pada subtema 3 dengan kopetensi Dasar selaku berikut : 
3.1 Memahami gambar cerita.
4.1 Membuat gambar cerita.

Gambar Cerita SBdp Kelas 5
Pengertian Gambar Cerita 

Gambar dongeng , ialah gambar yang menceritakan suatu peristiwa yang berbincang kesibukan orang atau hewan dalam suatu peristiwa. Gambar yang dihidangkan sanggup berupa dongeng yang digambar pada media kering maupun basah. Penggunaan media yang berlainan , akan membutuhkan teknik menggambar yang bebeda juga.

Pada gambar dengan memakai media kering , umumnya dipakai teknik arsir. Teknik arsir dibentuk dengan menorehkan pensil , spidol atau alat lain berupa garis-garis berulang yang membuat kesan gelap terang , dan kesan adanya dimensi. Selain teknik arsir , ada juga teknik blok. Teknik blok yaitu teknik menutup gambar dengan memakai satu warna sehingga membuat kesan siluet atau blok. Sedangkan cara penggunaan media berair , umumnya membutuhkan kuas untuk mengaplikasikan cat baik cat air maupun cat poster. Teknik sapuan berair memakai materi dengan adonan air di atas kertas. 

Fungsi gambar dongeng antara lain untuk:

  1. memperjelas alur atau isi dongeng ,
  2. memperjelas isi pesan dalam penawaran spesial suatu barang ,
  3. menarik perhatian ,
  4. menambah nilai artistik/keindahan ,
  5. sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya.

Gambar dongeng sering juga didapatkan dalam buku dongeng , majalah , dan buku pelajaran. Poster dan selebaran juga sering dibarengi gambar dongeng mudah-mudahan menarik. Petunjuk cara penggunaan barang pun sering dilengkapi dengan gambar dongeng untuk menolong pengguna menggunakannya. 

Teknik Menggambar Cerita

1. Teknik Kering

Menggambar dongeng dengan teknik kering , tidak perlu memakai pengencer seumpama air. Cerita dibentuk pribadi pada kertas gambar. Mula-mula dibentuk bagan atau konsep gambar yang menggambarkan suatu cerita. Setelah itu , diberikan garis atau warna sesuai dengan media kering yang digunakan. Beberapa pola media kering yang lazim dipakai antara lain:

a. Pensil 

Pensil yang dipakai dalam menggambar dongeng , umumnya yaitu pensil ukuran 2B hingga 6B. 

b. Krayon

Krayon memiliki beragam kombinasi warna. Krayon ialah adonan antara lilin dan materi pewarna yang kondusif untuk anak-anak. Krayon dipakai untuk menggambar dongeng yang membutuhkan kombinasi warna.   

c. Pulpen atau Spidol 

Pulpen atau spidol juga dipakai untuk menggambar dongeng dengan aksara yang tegas pada garis-garis. Perhatikan salah satu gambar dongeng berikut ini.  

2. Teknik Basah

Media yang dipakai untuk teknik berair antara lain , cat air , tinta , atau media lain yang membutuhkan air selaku pengencer. Cerita dibentuk dengan cara menghasilkan bagan pada bidang gambar dua dimensi berupa kertas. Setelah itu , gres diberi warna sesuai dengan media berair yang sudah ditentukan. Teknik berair memerlukan 

Beberapa alat dan materi yang dipakai dalam menggambar dongeng dengan teknik berair : 

  1. cat air , 
  2. cat poster , 
  3. tinta kolam atau tinta Cina , 
  4. berbagai jenis kuas , 
  5. dan palet cat air.  
Berikut yaitu pola gambar dongeng yang dibentuk dengan memakai teknik basah

Memahami Gambar Cerita

Pada gambar dengan memakai media kering , umumnya dipakai teknik arsir. Teknik arsir dibentuk dengan menorehkan pensil , spidol atau alat lain berupa garis-garis berulang yang membuat kesan gelap terang , dan kesan adanya dimensi. Selain teknik arsir , ada juga teknik blok. Teknik blok yaitu teknik menutup gambar dengan memakai satu warna sehingga membuat kesan siluet atau blok. Sedangkan cara penggunaan media berair , umumnya membutuhkan kuas untuk mengaplikasikan cat baik cat air maupun cat poster. Teknik sapuan berair memakai materi dengan adonan air di atas kertas.  
Untuk mengerti suatu gambar dongeng , terdapat beberapa elemen yang sanggup dipelajari. Sebuah gambar dongeng mesti memiliki ide atau tema yang terang sesuai dengan cerita. Sebuah dongeng yang bernuansa pasar semestinya disokong dengan situasi pasar yang ialah latar belakang dongeng tersebut. Biasanya dengan gampang akan tertangkap dari tema dongeng tersebut. Gambar ilustrasi yag ditampilkan sanggup berupa belahan dongeng yang paling menonjol. Dari gambar dongeng juga sanggup dibayangkan aksara tokoh dalam dongeng tersebut. 
Demikianlah materi Gambar Cerita SBdP Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru , mudah-mudahan berharga untuk para siswa para orang bau tanah dan guru sekalian.
Sumber : Buku tematika Kelas 5 Tema 6 Panas dan Perpindahannya  diterbitkan oleh kementrian pendidikan Indonesia tahun 2017 ditulis oleh Diana Karitas dan Fransiska
Pencarian terkait :
  • gambar dongeng kelas 5
  • Fungsi gamabar cerita 
  • teknik gambar cerita
Gambar Cerita SBdP Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi TerbaruRating: 4.5Diposkan Oleh: muslimah

Posted

in

by