Social Distancing Apaka Itu

SOCIAL DISTANCING


Social distancing yakni istilah yang diterapkan untuk serangkaian tindakan pengendalian jerawat nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Tujuan dari jarak sosial adalah untuk mengurangi kemungkinan kontak antara orang yang menenteng nanah, dan orang lain yang tidak terinfeksi, sehingga dapat menghemat penularan penyakit, morbiditas dan pada hasilnya, ajal. [1] [2]
Social Distancing paling efektif ketika bisul mampu ditularkan lewat kontak droplet/tetesan (batuk atau bersin); kontak fisik eksklusif, tergolong kontak seksual; kontak fisik tidak langsung (misal dengan menjamah permukaan yang terkotori mirip fomite); atau transmisi lewat udara (jika mikroorganisme mampu bertahan hidup di udara untuk waktu yang usang). [3]
Social distancing mungkin kurang efektif dalam perkara di mana abses ditularkan khususnya lewat air atau masakan yang terkontaminasi atau oleh vektor mirip nyamuk atau serangga lain, dan lebih jarang dari orang ke orang. [4]
Kelemahan dari Social distancing mampu berbentukkesepian, berkurangnya produktivitas, dan hilangnya faedah lain yang terkait dengan interaksi manusia.
Beberapa pola Social Distancing yang digunakan untuk mengatur penyebaran penyakit menular meliputi: [7] [8] [acuan medis]
·         penutupan sekolah (proaktif atau reaktif) [9]
·         penutupan kawasan kerja, [10] tergolong penutupan terkait bisnis dan layanan sosial yang tidak menjaga fungsi utama dalam penduduk
·         isolasi
·         karantina
·         cordon sanitaire
·         sekuestrasi pelindung
·         pembatalan konferensi massal seperti acara olahraga, film, atau pertunjukan musik [12]
·         mematikan atau membatasi angkutan massal
·         penutupan akomodasi rekreasi (bak renang komunitas, klub perjaka, gimnasium) [13]
·         Tindakan “melindungi diri” untuk individu tergolong menghalangi kontak tatap paras , melakukan bisnis melalui telepon atau online, menyingkir dari tempat-kawasan umum dan menghemat perjalanan yang tidak perlu [14] [15]
·         “Siku benjolan” (dan bukannya jabat tangan untuk salam) dan “Dracula bersin” [16]
Apa tindakan untuk Social Distancing?
Langkah-langkah jarak sosial diambil untuk membatasi kapan dan di mana orang mampu berkumpul untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Langkah-langkah jarak sosial meliputi membatasi sekelompok besar orang yang datang bersama, menutup bangunan dan membatalkan acara.
Mengapa tindakan Social Distancing digunakan?
Saat ini, langkah-langkah social distancing disarankan sebagai cara untuk memperlambat penyebaran pandemic influensa. Para mahir kesehatan telah menyaksikan pandemi sebelumnya dan menemukan bahwa selama pandemi 1957-58, itu penyebaran penyakit ini lewat pertemuan publik mirip konferensi dan pameran. Dan selama pandemi ini, tingkat serangan tertinggi terlihat pada bawah umur sekolah, alasannya kontak bersahabat mereka dalam lingkungan yang ramai. Pakar kesehatan percaya bahwa menyingkir dari kerumunan orang akan menjadi penting dalam memperlambat penyebaran influenza pandemi.
Karena pandemi tidak mampu dihentikan begitu pandemi terjadi dimulai, dan karena hebat kesehatan tidak tahu caranya banyak peringatan akan ada, setelah pandemi influenza ditemukan di tempat kami, tindakan social distancing akan dipraktekkan sejak dini untuk memperlambat penyebaran penyakit. Beberapa teladan langkah social distancing itu akan dilaksanakan selama pandemi mencakup:
·         akademi tinggi negeri dan swasta menangguhkan kelas, dengan beralih ke pembelajaran berbasis daring, begitu pula dengan semua rapat dan konferensi-konferensi yang melibatkan abad banyak.
·         Perpustakaan umum dan langsung memodifikasi pengoperasiannya dan membatasi orang dari berkumpul.
·         Bisnis mengubah praktik perusahaan, pengaturan planning shift yang fleksibel, memiliki karyawan telecommute dan membatalkan semua rapat besar atau pertemuan.
·         Langkah-langkah social distancing lainnya yang mau digunakan selama pandemi tergolong penutupan semua publik dan sekolah dan akomodasi K-12 swasta, menutup semua penitipan anak sentra, pusat komunitas, mal dan teater, seperti serta menundalayanan di semua rumah ibadah.
·         Selain itu, selama pandemi semua indoor dan program di luar ruangan yang menawan banyak orang akan dibatalkan. Acara ini termasuk acara olahraga, konser, parade, dan festival. Sistem transportasi massal juga dapat ditutup sementara atau cuma digunakan untuk perjalanan penting.
Apa langkah-langkah kesehatan penduduk lainnya untuk membantu menghalangi penyebaran penyakit?
Tindakan kesehatan masyarakat lain yang digunakan untuk membatasi penyebaran penyakit menular tergolong isolasi dan karantina. Isolasi dipakai dikala seseorang sakit dan mempunyai nanah menular. Orang yang sakit itu dipisahkan dari orang yang tidak sakit. Orang yang terisolasi mungkin dirawat di rumah sakit, lainnya akomodasi kesehatan dan di rumah mereka sendiri. Di sebagian besar kasus isolasi bersifat sukarela, namun federal, negara bab dan local pejabat kesehatan mempunyai kekuatan untuk meminta isolasi orang sakit untuk melindungi kesehatan penduduk umum.
Ketika seseorang diposisikan di karantina, mereka juga terpisah dari yang lain. Meskipun orang itu tidak sakit pada saat ini, mereka terkena menular penyakit, mungkin masih menjadi jerawat dan lalu menyebar penyakit kepada orang lain. Tindakan karantina yang lain termasuknmembatasi perjalanan mereka yang telah terpapar penyakit menular, dan pembatasan pada orang yang dating atau pergi ke area tertentu. Negara mempunyai kekuatan untuk menegakkan karantina di dalam perbatasan mereka.
Baik isolasi dan karantina mampu dipakai oleh kesehatan pejabat selama pandemi influenza untuk menolong memperlambat penyebaran penyakit.
Apa yang dapat saya lakukan?
Meskipun mungkin terlihat sederhana, berlatihlah yang bagus kebiasaan kebersihan seperti mencuci tangan dan menutupi batuk Anda akan membantu menghentikan atau memperlambatnya penyebaran banyak penyakit. 
Selama pandemi, penting untuk dimengerti apa yang mungkin diminta atau diminta untuk dijalankan. Boleh jadi penting untuk mengikuti setiap jarak sosial Kesehatan Masyarakat isyarat atau instruksi lain atau perintah itu dapat diberikan. Jadi tolong tetap terinformasi dan rencanakan ke depan.
Situs Web yang tercantum di bawah ini mampu membantu Anda mempersiapkan diri keadaan darurat kesehatan masyarakat, termasuk kemungkinannya pandemi influenza.
1.     Johnson, Carolyn Y.; Sun, Lena; Freedman, Andrew (2020-03-10). “Guidance on Preparing Workplaces for an Influenza Pandemic,” OSHA 3327-02N 2007
17.  
1   8.   Santa Clara County (Situs Web Departemen Kesehatan Umum (www.sccphd.org)


Posted

in

by