Materi Sejarah 13 : Kemajuan Iptek Di Indonesia

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi
Pada Awal Kemerdekaan, Masa Orde Baru Dan Jaman Reformasi

Sejarah pertumbuhan ilmu wawasan dan teknologi di Indonesia sesudah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade pertama, adalah tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai memahami arti teknologi bikinan, meskipun masih dalam tingkat pasif dan sarat ketergantunga pada pihak mancanegara. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali yakni pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak (Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an.
Pada dekade ke-2 adalah pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang memakai teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat melayang ini mengacuh pada teknologi di Jerman. Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu segi bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain mengakibatkan efek negatif.
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia meningkat dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada kurun penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berbentukkendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu wawasan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara eksklusif terhadap penduduk di indonesia.
Perkembangan ilmu wawasan teknologi dari barat di Indonesia menjinjing imbas bagi perkembangan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melaksanakan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa efek bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari gosip-gosip terkini perihal keadaan dunia. Oleh alasannya adalah itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan pertumbuhan ilmu wawasan dan teknologi.
Perkembangan IPTEK di Indonesia masih tertinggal sungguh jauh dnegan negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang menghalangi pertumbuhan IPTEK di Indonesia. Diantara aspek itU yaitu:
1.    Keterbatasan orang Indonesia menerima pendidik tinggi
2.    Kurangnya cita-cita pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di Indonesia untuk melakukan alih teknologi.
3.    Tidak ada nya minat orang Indonesia untuk menjajal hal baru
4.    Tidak ditemukan suatu inovasi berarti di bidang teknologi di dalam penduduk Indonesia.
5.    Tetapi, dengan seiring berkembangnya waktu, Indonesia dari masa ke abad, dari tahun ke tahun mampu mengikuti perkembangan IPTEK dengan segera dan pesat. Sudah banyak inovasi dan hasil karya IPTEK dari Indonesia.
            
1.       MASA KOLONIALISME DAN IMPERIALISME
Revolusi Industri lahir dengan latar belakang ilmu wawasan yang pekat. Ketika Indonesia dijajah oleh Inggris, maka hal itu pun sangat besar lengan berkuasa. Raffless yang dalam potensi tersebut menjadi gubernur jendral yang sungguh perhatian kepada ilmu wawasan dan alam, maka salah satu bunga bangkai yang didapatkan di Bengkulu dinamai dengan bunga Raflesia Arnoldi. Bahkan, Kebun Raya Bogor juga ialah itikad dari istri Raffles. Dalam hal ilmu perbintangan, di Bandung didirikan pula daerah obsevasi yang didirikan Van den Bosch.

Seiring dengan munculnya korelasi Hindia Belanda dengan Inggris, maka sedikit demi sedikit penduduk Indonesia dikenalkan juga dengan kemajuan teknologi tersebut. Penjajahan Indonesia yang sempat kembali ke tangan Belanda menghentikan perkembangan tersebut, namun dalam kemajuan kontemporer, imbas Revolusi Industri sungguh tampakdan terasa.
2. MASA PENDUDUKAN JEPANG
Pada kurun pendudukan Jepang, dalam bidang berita pasukan Jepang sepenuhnya mengontrol media komunikasi massa seperti surat kabar, majalah, kantor info, radio, film, sandiwara dan sebagainya. Sementara itu, dalam abad pembangunan, peran media massa sangat penting. Penyelenggaraan radio dikerjakan oleh Hoso Kanri Kyoku. Perkembangan radio merosot sebab semua radio siaran diarahkan untuk kepentingan militer Jepang. Pada awal kemerdekaan, radio berperan menyebarkan informasi Proklamasi.
Pada kurun ini juga dijalankan pembangunan jalur kereta api dilaksanakan antara Bayah-Cikara (Banten) sepanjang 83 kilometer, kemudian dilakukan pembangunan jalur Muaro-Pakanbaru sepanjang 22 kilometer. Pembangunan jalur kereta api yang dilakukan pada abad pendudukan Jepang ini mengerahkan tenaga romusha atau pekerja paksa dan banyak menelan korban. Setelah Indonesia merdeka (17 Agustus 1945), karyawan kereta api yang tergabung dalam Angkatan Moeda kereta api (AMKA) mengambil-alih perusahaan perkeretaapian dan pihak Jepang. Peristiwa bersejarah ini terjadi tanggal 28 September 1945 dan kemudian diperingati selaku Hari Kereta Api Indonesia.
Sedangkan dalam bidang pertanian diperkenalkannya sistem gres bagi pertanian ialah line system. Sistem ini akan menawarkan pengaturan bercocok tanam yang efisien sehingga akan meningkatkan bikinan pangan.
3. MASA PROKLAMASI SAMPAI REFORMASI
Pada awal kemerdekaan, perkembangan iptek yang paling terlihat ialah di bidang isu. Contohnya radio. radio berperan membuatkan berita Proklamasi. Tanggal 11 September 1945 diadakan rapat di Jakarta yang dipimpin oleh Abdurrachman Saleh dan dihadiri oleh 16 pemimpin dari Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, dan Surakarta.
Pada masa orde gres Indonesia membangun Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) Palapa. SKSD Palapa yakni sistim satelit komunikasi yang dikendalikan oleh sistim satelit komunikasi pengendali  bumi yang dibentuk oleh HAC (Hughes Aircraft Company) Perumtel Indonesia. Nama Palapa diambil dari sumpah Gajah Mada yang hendak mempersatukan Nusantara.
SKSD Palapa dibangun tahun 1974-1976 dengan peluncuran generasi 1-A1. Sampai tahun 1996 telah generasi 3 dengan code C2 yang jarak jangkauannya dari Irian sampai Vladiovostok (Rusia), dari Australia hingga Selandia Baru. Juga dipakai oleh Negara-negara tetangga, Australia, Papua Nugini, Maca, Selandia Baru, dan Vietnam.
Pada kala orde gres pula Indonesia Televisi mulai menyebar luas. TVRI lahir menurut SK Merpen tahun 1961 untuk menayangkan semua acara kejuaraan Asia Games IV di Jakarta. Proyek ini ditangani oleh perusahaan elektro Jepang Nippon Electric Company (NEC). TVRI sukses mengudara pada program liputan 17 Agustus 1962 di Istana Negara. Tanggal 24 Agustus 1962, TVRI diresmikan oleh Presiden Soekarno.
Internet mulai viralpada kala reformasi. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
Contoh dari penemuan IPTEK di Indonesia antara lain ialah :
1. Sistem Telekomunikasi 4G Berbasis OFDM
Pada tahun 2010 seorang ilmuwan dari ITB, Khoirul Anwar bersama dengan temannya sudah menciptakan tata cara telekomunikasi 4G dengan basis OFDM (Orthologonal Frequency Division Multiplexing). Penemuan itu masuk ke dalam inovasi teknologi orang Indonesia.
2. Pondasi Cakar Ayam
Pondasi cakar ayam digunakan untuk menunjang bangunan semoga tetap berpengaruh dan kuat. Asal anda tahu, pondasi cakar ayam ini di peroleh oleh Prof Sedijatmo saat beliau masih menjabat di PLN pada tahun 1961.
Pondasi yang diciptakan oleh beliau mampu meminimalisir tekanan di permukaan tanah hingga dengan 75% dibandingkan pondasi biasa. Kemudian teknologi pondasi ini digunakan dalam membangun Bandara Juanda Surabaya, landasan tersebut besar lengan berkuasa dengan bisa menahan beban sampai dengan 2000 ton. Teknologi yang telah di patenkan ini lalu digunakan oleh negara maju mirip Belanda, Jerman, AS, Inggris, Perancis, dll.
E. Dampak dari Perkembangan IPTEK di Indonesia
Dampak yang di timbulkan dari perkembangan IPTEK di Indonesia menjinjing dampak postif dan pengaruh negatif. Diantaranya yakni:
a. Dampak Positif
1. Terbukanya kesempatan besar kerja sesuai dengam keperluan masyarakat dan negara
2. Memberikan aneka macam akomodasi
3. Mempermudah meluasnya aneka macam berita
4. Bertambahnya wawasan dan pengetahuan
b. Dampak Negatif
1.       Mempengaruhi pola pikir
2.       Terjadinya pergeseran nilai norma kehidupan yang kadang kala pertentangan dengan norma dan nilai kehidupan yang ada di masyarakat
3.       Hilangnya budaya tradisional
4.       Banyak menjadikan kerusakan
Selain menyebabkan pengaruh kasatmata dan pengaruh negatif, pertumbuhan IPTEK di Indonesia pun mendapatkan pengaruh dalam bagi masyarakat Indonesia dan kehidupan penduduk Indonesia. Di antaranya ialah:
Dampak dalam :
a. Penyediaan Pangan
Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan alasannya adalah adanya pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas lewat penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, acuan flora dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berefek fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata dapat mengakibatkan penyakit dalam badan insan.
b. Penyediaan Sandang
        Pada mulanya materi sandang dihasilkan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll dan lain-lain
        Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis selaku materi sandang mirip rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
        Kulit sintetik juga mampu dibentuk dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas dan lain-lain
        Teknologi pewarnaan juga berkembang mirip penggunaan zat azo dan sebagainya.
c. Penyediaan Papan
        Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti city planning, kota satelit, daerah pemukiman dan sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk
        Awalnya materi pokok untuk papan yaitu kayu berikutnya dikembangkan teknologi matrial untuk menanggulangi kelemahan kayu
        Untuk menangani kelemahan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang angkasa.
d. Peningkatan Kesehatan
• Perkembangan Imu Kedeokteran mirip : ilmu badah dan lain-lain
• Penemuan alat-alat kedokteran seperti : stetoskup, USG, dan lain-lain
• Penemuan obat-obatan mirip anti biotik, vaksin dan lain-lain
• Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat mirip tumor dan lain-lain
• Penelitian perihal basil-kuman penyakit dan lain-lain.
e. Penyediaan Energi
• Kebutuhan akan energi
• Sumber-sumber energi
• Sumber energi konvensional tak mampu diperbaharui
• Sumber energi pengganti yang tak habis pakai
• Konversi energi dari satu bentuk kebentuk lainnya.

untuk mengetahui teknologi kurun sekarang, mampu dibaca pada link dibawah ini
https://blog.ruangguru.com/mengetahui-sejarah-pertumbuhan-iptek-di-era-kini

nantikan soalnya di UAS….


Posted

in

by